Ade menuturkan, dalam Konsorsium ini ada sembilan perusahaan. Di luar Jasa Tania yang sebagai leader ada Tugu Pratama Indonesia, Bosowa Asuransi, Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967, Asuransi Kresna Mitra, Asuransi Bhakti Bayangkara, Asuransi Asoka Mas, Asuransi Mega Pratama, Asuransi Tugu Kresna Pratama.
Sementara untuk produk yang ditawarkan Jaminan penawaran, Jaminan Pelaksanan, Jaminan uang muka, Jaminan Pemeliharaan.
KPI sendiri lanjutnya menargetkan, dari 117 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, paling tidak bisa mencatat perolehan premi satu kantor minimal Rp200 juta per tahun atau minimal sekitar Rp23,4 miliar selama satu tahun.
“Karena memang ada beberapa proyek yang sudah berjalan sebelum KPI di launching, namun angkanya belum kita hitung pastinya,” jelas Ade. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Debt collector berperan vital menjaga stabilitas pembiayaan dengan mencegah kredit macet, menjaga nilai… Read More
Poin Penting IHSG sesi I melemah tipis 0,06% dan ditutup di level 8.141,84 setelah sempat… Read More
Poin Penting Bank KBMI 3 berada di tengah tekanan bank raksasa KBMI 4 dan bank… Read More
Poin Penting Porsi saham free float Permata Bank sekitar 10 persen, telah melampaui ketentuan minimum… Read More
Poin Penting BEI mulai pilot project kenaikan free float 15 persen dengan menyasar 49 emiten… Read More
Poin Penting Pemangkasan suku bunga 125 bps sepanjang 2025 menjadi 4,75 persen diperkirakan mulai berdampak… Read More