Ade menuturkan, dalam Konsorsium ini ada sembilan perusahaan. Di luar Jasa Tania yang sebagai leader ada Tugu Pratama Indonesia, Bosowa Asuransi, Asuransi Umum Bumiputera Muda 1967, Asuransi Kresna Mitra, Asuransi Bhakti Bayangkara, Asuransi Asoka Mas, Asuransi Mega Pratama, Asuransi Tugu Kresna Pratama.
Sementara untuk produk yang ditawarkan Jaminan penawaran, Jaminan Pelaksanan, Jaminan uang muka, Jaminan Pemeliharaan.
KPI sendiri lanjutnya menargetkan, dari 117 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia, paling tidak bisa mencatat perolehan premi satu kantor minimal Rp200 juta per tahun atau minimal sekitar Rp23,4 miliar selama satu tahun.
“Karena memang ada beberapa proyek yang sudah berjalan sebelum KPI di launching, namun angkanya belum kita hitung pastinya,” jelas Ade. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Milenial dan Gen Z tidak lagi terpaku pada indikator tradisional seperti kepemilikan rumah,… Read More
Poin Penting OJK menghormati putusan KPPU yang menjatuhkan sanksi kepada 97 pindar atas pelanggaran persaingan… Read More
Poin Penting Kinerja melonjak signifikan, pendapatan HRTA naik 144,39% menjadi Rp44,55 triliun dan laba bersih… Read More
Poin Penting SAL dinilai penting sebagai bantalan APBN untuk mengantisipasi pelebaran defisit akibat lonjakan subsidi… Read More
Poin Penting Resign usai THR tidak signifikan, biasanya sudah direncanakan jauh hari dan dilakukan setelah… Read More
Poin Penting Pelaporan lapor SPT Tahun Pajak 2025 baru mencapai 9,13 juta hingga 26 Maret… Read More