Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan
Jakarta – Anggota Komisi X DPR RI, Sofyan Tan menyatakan sikap keprihatinan atas kebijakan efisiensi anggaran yang berdampak pada tiga kementerian mitra kerja Komisi X DPR RI.
Meski begitu, dirinya tetap mengapresiasi langkah strategis yang dilakukan untuk menjaga program prioritas tetap berjalan.
“Saya tentu prihatin terhadap pemotongan anggaran yang dialami tiga kementerian, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek), serta Kementerian Kebudayaan, dalam rangka efisiensi anggaran,” katanya, dinukil laman dpr.go.id, Rabu, 13 Februari 2025.
Baca juga : Disetujui DPR, Berikut Daftar 8 Kementerian dan Lembaga yang Kena Efisiensi Anggaran
Tan menyoroti bahwa ketiga kementerian ini memiliki peran krusial dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM) Indonesia sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045. Oleh karena itu, ia memahami bahwa pemotongan anggaran bukanlah keputusan yang mudah.
“Saya yakin ketiga kementerian ini sebenarnya berat untuk memangkas anggaran di beberapa program yang telah direncanakan. Namun, karena kondisi ekonomi yang mengharuskan efisiensi di seluruh kementerian, maka saya memahami langkah ini demi kemajuan bangsa,” jelasnya.
Baca juga : Efisiensi Anggaran Bisa Lebih Optimal, Ini Saran CELIOS
Di sisi lain, politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini mengapresiasi Kemendikdasmen dan Kemendiktisaintek karena tetap mempertahankan anggaran untuk program-program strategis, seperti Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, serta anggaran yang berkaitan dengan kesejahteraan pegawai, guru, dan dosen, yang tidak terdampak efisiensi.
“Saya angkat jempol kepada kementerian karena program kesejahteraan pegawai, guru, dan dosen tetap menjadi prioritas tanpa pemotongan. Begitu juga dengan program bantuan sosial seperti PIP dan KIP Kuliah yang tetap berjalan sesuai rencana,” pungkasnya. (*)
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Rencana demutualisasi BEI yang ditargetkan rampung kuartal I 2026 dinilai terlalu agresif dan… Read More
Poin Penting DPR menilai konten digital berjudul sensasional menjadi pintu masuk masyarakat ke praktik judi… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya memproyeksikan anggaran program gentengisasi sekitar Rp1 triliun, bersumber dari dana cadangan… Read More
Poin Penting Bank BPD Bali mencatat laba bersih Rp1,10 triliun (tumbuh 25,39 persen yoy), aset… Read More
By: Eko B. Supriyanto, Editor-in-Chief of Infobank Three commissioners of the Financial Services Authority (OJK)… Read More
Poin Penting Danantara menyatakan dukungan penuh terhadap reformasi pasar modal yang digulirkan OJK, termasuk kebijakan… Read More