Poin Penting
- Komisi VI DPR meminta BUMN energi dan transportasi memastikan layanan optimal menghadapi lonjakan mobilitas saat mudik dan arus balik Lebaran 2026.
- Fokus utama meliputi distribusi BBM, keandalan pasokan listrik, serta kapasitas transportasi darat dan perkeretaapian.
- Pertamina, PLN, KAI, INKA, dan DAMRI menyatakan siap menjaga pasokan energi dan layanan transportasi selama periode mudik.
Jakarta – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Eko Hendro Purnomo, menegaskan pentingnya kesiapan sektor energi dan transportasi darat dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026.
Oleh karenanya, ia menekankan bahwa BUMN yang menjadi mitra kerja Komisi VI harus memastikan kinerja operasional berjalan optimal dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat selama periode tersebut.
Dalam hal ini, Komisi VI DPR RI secara khusus memfokuskan perhatian pada kesiapan distribusi energi, keandalan pasokan listrik, serta kapasitas layanan transportasi darat dan perkeretaapian yang diproyeksikan meningkat signifikan.
“Perhatian kami difokuskan pada kesiapan distribusi bahan bakar minyak, keandalan pasokan listrik, serta kapasitas dan ketahanan sistem transportasi darat dan perkeretaapian dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat yang sangat signifikan,” ujar Eko dinukil laman DPR, Minggu, 8 Maret 2026.
Eko menjelaskan bahwa periode arus mudik dan arus balik Lebaran selalu memberikan tekanan besar terhadap sistem transportasi dan energi nasional. Oleh karena itu, kesiapan operasional harus dibarengi dengan penguatan manajemen risiko, ketahanan jaringan, serta koordinasi lintas sektor yang terintegrasi.
Baca juga: Pertamina Imbau Masyarakat Tak Beli BBM Berlebihan Selama Ramadan dan Lebaran 2026
Politisi Fraksi PAN tersebut berharap seluruh BUMN terkait dapat memastikan kesiapan operasional yang aman, andal, dan berkelanjutan.
Menurutnya, penguatan koordinasi operasional, kesiapan distribusi energi, keandalan layanan kelistrikan, serta ketahanan sistem transportasi darat dan perkeretaapian menjadi faktor utama dalam menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik Idulfitri 2026.
“Sinergi seluruh pihak, baik antar BUMN terkait, maupun pemerintah Daerah dan pusat menjadi kunci dalam menjaga kelancaran mobilitas masyarakat serta kualitas pelayanan publik selama periode puncak perjalanan nasional,” tegasnya.
BUMN Pastikan Kesiapan Operasional
Dalam kesempatan tersebut, Komisi VI DPR RI juga menerima paparan dari sejumlah BUMN strategis terkait kesiapan menghadapi arus mudik dan arus balik, termasuk langkah mitigasi terhadap potensi risiko yang mungkin muncul.
PT Pertamina Patra Niaga menyatakan kesiapannya menjaga stabilitas pasokan dan distribusi energi selama periode mudik Lebaran. Sementara itu, PT PLN (Persero) memastikan keandalan pasokan listrik tetap aman dan terkendali.
Baca juga: APPBI Bidik Transaksi BINA Lebaran 2026 Tembus Rp53 Triliun
Hal senada disampaikan oleh jajaran PT Kereta Api Indonesia (Persero) bersama PT Industri Kereta Api (INKA) yang menjamin kesiapan sarana dan prasarana perkeretaapian untuk menghadapi lonjakan penumpang menjelang Idulfitri.
Tidak berbeda dari BUMN lainnya, Perum DAMRI juga menyatakan dukungannya dalam menyediakan layanan transportasi darat bagi masyarakat yang akan pulang kampung, terutama pada rute yang diperkirakan mengalami lonjakan permintaam selama periode mudik dan arus balik. (*)
Editor: Yulian Saputra










