Jakarta–Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI mengklaim telah menutup 800 ribu situs penyebar berita bohong (hoax), penyebar kebencian dan pornografi.
“Hingga saat ini kita telah memblokir 800 ribu situ hoax dan pornografi, dan yang paling mendominasi ialah situs dengan konten pornografi,” ujar Maryam Fatima Brata, Sesditjen Aplikasi Informatika Kominfo di acara Infobank Digital Brand Awards 2017 di Jakarta, Kamis, 30 Maret 2017.
Ia mengungkapkan, pemblokiran itu dilakukan atas dasar regulasi yang berlaku, bukan karena sedang ramai pemberintaan soal situs penyebar info hoax yang berkembang belakangan ini.
Kementerian komunikasi dan informatika, lanjut Maryam, terus melakukan monitoring ataupun penyaringan terhadap media sosial dan situs-situs di dunia maya. Ia juga menambahkan, dalam pengawasan konten tersebut tidak bisa menggunakan cara yang sama. Begitupula dengan penanganan dua medium tersebut, dijelaskannya, dipastikan berbeda satu sama lain. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,61 persen ke level 7.048,22. Mayoritas sektor dan seluruh indeks… Read More
Poin Penting BGN menghentikan sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur mulai 1 April 2026. Penghentian… Read More
Poin Penting Sebanyak 93 persen anggaran BGN Rp268 triliun dialokasikan langsung untuk Program MBG. Porsi… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia memilih bersikap realistis di tengah sinyal OJK terkait peluang kenaikan bank… Read More
Poin Penting Maybank Indonesia menerapkan strategi “dua kaki” dengan membagi pembiayaan otomotif ke dua entitas,… Read More
Poin Penting DPR mendorong mitigasi berlapis untuk menghadapi risiko krisis energi akibat konflik Timur Tengah.… Read More