News Update

Kolaborasi SMBC Indonesia dan IIF Jalin Layanan Perbankan Transaksi Valuta Asing

Jakarta – PT Bank SMBC Indonesia Tbk (SMBC Indonesia) dan PT Indonesia Infrastructure Finance (IIF) melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama terkait layanan perbankan transaksi valuta asing senilai USD15 juta.

Adapun penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut dilakukan oleh Ivone Daissy Trisanti selaku Financial Institution Team Head SMBC Indonesia dan Faridh Hilmy Muhsinin selaku Head of Institutional Relations and Treasury IIF.

Nathan Christianto, Head of Wholesale, Commercial and Transaction Banking SMBC Indonesia mengungkapkan, dukungan SMBC Indonesia kepada IIF selaras dengan misi SMBC Indonesia untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan di Indonesia, salah satunya melalui pembangunan infrastruktur.

Baca juga: Bos SMBC Indonesia: Gejolak Saham Perbankan Dipicu Persepsi Pasar

“Kerja sama ini turut menjadi tonggak baru bagi kami dalam pemberian dukungan kepada IIF sebagai perusahaan afiliasi untuk bersinergi bersama mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih bermakna bagi Indonesia,” ujar Nathan dikutip 17 Maret 2025.  

Sementara, Presiden Direktur Sementara & Direktur Keuangan IIF, Rizki Pribadi Hasan menyampaikan, tujuan dari kerja sama tersebut adalah untuk memfasilitasi transaksi valuta asing yang efisien dan lindung nilai dari risiko nilai tukar serta mengoptimalkan manajemen arus kas.

“Melalui layanan perbankan dari Bank SMBC Indonesia, IIF dapat lebih efisien dalam mengelola risiko keuangan dan memastikan kelancaran operasional proyek-proyek infrastruktur yang didanai,” jelasnya.

Baca juga: IIF Dukung Proyek SPAM di Sumatra

Sebelumnya, IIF juga telah menjalin kolaborasi dengan SMBC Indonesia terkait kerja sama referensi atas layanan keagenan dan fasilitas kredit jangka pendek untuk berbagai mata uang fasilitas loan on note senilai Rp300 miliar.

Kerja sama ini mencerminkan komitmen kedua institusi dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia melalui pengembangan infrastruktur yang berkelanjutan. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Prospek Saham 2026 Positif, Mirae Asset Proyeksikan IHSG 10.500

Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More

53 mins ago

Pembiayaan Emas Bank Muamalat melonjak 33 kali lipat

PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More

2 hours ago

Rosan Mau Geber Hilirisasi Kelapa Sawit dan Bauksit di 2026

Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More

2 hours ago

Avrist General Insurance Resmikan Kantor Baru, Bidik Pertumbuhan Dua Digit 2026

Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More

3 hours ago

Dana Pemerintah di Himbara Minim Dampak, Ekonom Beberkan Penyebabnya

Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More

4 hours ago

Gita Wirjawan: Danantara Bakal Jadi Magnet WEF 2026

Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More

5 hours ago