Datsun Go; Kini dilengkapi air bag. (Foto: Istimewa)
Tangerang–Saat di-launching pertama kali pada 2014 silam, produk LCGC Datsun banyak dikritik lantaran tak menyertakan perangkat keamanan seperti airbag. Namun, konsumen kini bisa menikmati fitur keselamatan tersebut dalam varian Datsun Go maupun Datsun Go+ Panca.
Penambahan fitur airbag ini membuat harga dua produk LCGC besutan Nissan Motor Infonesia (NMI) tersebut sedikit lebih mahal dari versi tanpa airbag. Ada penambahan biaya sekitar Rp3,5 juta untuk versi dwngan airbags ini.
Selain menambah airbags, Datsun juga melengkapi varian produknya dengan menghadirkan Datsun Go+ Pamca T-Style. Selain menjadi varian tertinggi, produk ini juga memiliki beberapa vitur unggulan seperti aero kit yang moderen yakni front skirt, rear skirt, side skirt, silver painted center cluster, silver finisher steering pad dan silver finished power window. Seri terbaru ini dibandrol dengan harga Rp115 juta. Secara keseluruhan varian Datsun lainnya kini dijual dengan kisaran harga Rp92,85 juta sampai Rp115 juta.
“Dalam tempo singkat Datsun berhasil menjadi pemain utama di segmen LCGC. Pangsa pasarnya sekitar 17%,” helas Indriani Hadiwidjaja, Head of Datsun Indonesia di Tangerang, Kamis, 20 Agustus 2015.
Kesuksesan Datsun tak hanya didukung oleh inovasi produk tapi juga ekspansi jaringan. Kini jumlah outlet nya telah mencapai 127 outlet dari tahun lalu yang hanya 104 outlet.
Poin Penting Asbisindo Institute dan VOCASIA meluncurkan platform e-learning terintegrasi untuk memperkuat kapabilitas SDM perbankan… Read More
Poin Penting Penyelundupan BBM bersubsidi masih marak dan meresahkan masyarakat, terutama yang berhak menerima subsidi… Read More
Poin Penting Grab meluncurkan 13 fitur berbasis AI di acara GrabX untuk meningkatkan kenyamanan pengguna,… Read More
Poin Penting SIPF menyiapkan consultation paper untuk mendorong Lembaga Perlindungan Pemodal masuk dalam revisi UU… Read More
Poin Penting Ruang penurunan suku bunga makin sempit, BI fokus pada stabilitas di tengah ketidakpastian… Read More
Poin Penting Lo Kheng Hong terus mengakumulasi saham DILD dan GJTL sepanjang awal 2026 saat… Read More