Internasional

Kian Beringas! Israel Jadikan Wilayah Palestina Penjara Terbuka

Jakarta – Serangan Israel di kamp pengungsi Jenin yang menewaskan sedikitnya sepuluh warga Palestina pada pekan lalu, menuai reaksi keras berbagai pihak. 

Serangan yang memicu aksi kekerasan lanjutan di kawasan tersebut merupakan kejahatan nyata dan menyebabkan pertumpahan darah.

Francesca Albanese, Pelapor Khusus PBB mengenai hak asasi manusia di wilayah Palestina mengatakan, Israel melakukan penahanan secara luas, sistematis, dan sewenang-wenang terhadap orang-orang Palestina.

Menurutnya, tindakan beringas yang dilakukan Israel kepada warga Palestina merupakan politik diskriminasi ras. 

“Tidak ada cara lain untuk mendefinisikan rezim yang diberlakukan Israel terhadap warga Palestina-yang pada dasarnya adalah apartheid, selain penjara terbuka,” ujarnya, dikutip Reuters, Rabu (12/7).

Baca juga: Irak Tolak Normalisasi Hubungan Dengan Israel

Tak hanya itu, Israel juga menganggap warga Palestina sebagai sebuah ancaman keamanan. Pada akhirnya negara zionis itu mengaburkan batas antara keamanan negara serta rencana pencaplokan wilayah.

“Orang-orang Palestina dituduh bersalah tanpa bukti, ditangkap tanpa surat perintah, sering ditahan tanpa dakwaan atau pengadilan, dan disiksa dalam tahanan Israel,” kecam Albanese.

Sementara itu, dinukil pernyataan resmi United Nations Human Rights Office of the High Commissioner (OHCHR), Dewan Hak Asasi Manusia mengadakan dialog interaktif bersama Francesca Albanese, pada Senin, 10 Juli 2023.

Dalam dialog tersebut, Albanese menyampaikan laporannya terkait perampasan kebebasan secara sewenang-wenang. Diketahui, sejak 1967, tentara israel  sudah menahan lebih dari satu juta orang Palestina di wilayah pendudukan, termasuk puluhan ribu anak-anak. 

Saat ini, ada 5.000 warga Palestina di penjara Israel, termasuk 160 anak-anak, dan sekitar 1.100 di antaranya ditahan tanpa dakwaan atau pengadilan. 

“Wilayah Palestina yang diduduki telah diubah secara keseluruhan menjadi penjara terbuka yang diawasi secara terus-menerus,” pungkasnya.

Respons Indonesia

Indonesia sendiri mengecam keras serangan militer Israel terhadap kamp pengungsi Jenin, di Tepi Barat yang menewaskan puluhan warga sipil Palestina.

Baca juga: Israel dan UEA Sepakat Buka Perdagangan Bebas

Kecaman keras pemerintah Indonesia terhadap serangan militer Israel itu disampaikan Kementerian Luar Negeri lewat Twitter hari Selasa (4/7). 

“Indonesia mengecam keras serangan militer Israel di Jenin, Tepi Barat, yang sebabkan puluhan warga sipil Palestina tewas dan luka-luka,” tulis pernyataan tersebut.

Pemerintah Indonesia menegaskan, tindakan Israel ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan menyerukan kepada Dewan Keamanan PBB untuk segera mengambil sikap tegas dalam menjalankan semua Resolusi Dewan Keamanan PBB secara konsisten. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

1 hour ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

3 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago