KPK; Lembaga antikorupsi. (Foto: Dok. Infobank)
Jakarta–Komisi III DPR-RI dalam sidangnya Kamis, 17 Desember malam, akhirnya memilih 5 nama sebagai pimpinan Komisi Pemberantaran Korupsi (KPK) periode 2015-2020.
Kelima nama itu adalah Agus Rahardjo sebagai Ketua, ia pernah menjabat sebagai Kepala Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintahan). Kedua adalah Brigen Polisi Basaria Pandjaitan yang merupakan mantan Widyaswara Polri, nama ketiga adalah Alexander Marwata yang merupakan Hakim Ad Hoc Tipikor Jakarta. Nama keempat yang dipilih adalah Saut Situmorang, Staf Ahli Kepala BIN, dan terakhir Laode Muhammad Syarif yang dianggap mewakili kalangan akademisi, ia merupakan Akademisi Universitas Hasanudin, Makassar.
Semalam, Komisi III DPR melakukan voting setelah upaya musyawarah mufakat tidak tercapai. Voting tersebut diikuti oleh 54 anggota. Lima calon terpilih adalah Agus Rahardjo (53 suara), Basaria Panjaitan (51 suara), Alexander Marwata (46 suara), Laode Muhammad Syarif (37 suara), dan Saut Situmorang (37 suara) sebagai pimpinan KPK periode 2015-2019. Kemudian Komisi III kembali melakukan voting untuk menentukan ketua, dalam voting itu Agus mengantongi 44 suara, lebih unggul dibanding empat pimpinan terpilih KPK lainnya. (*) Ria Martati
Oleh A.Y. Eka Putra, Pemerhati Ekonomi dan Perbankan PENEGAKAN hukum tindak pidana korupsi di sektor… Read More
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More