PASAR saham terombang-ambing pekan ini. Sebagian besar pasar berayun tajam antara kenaikan dan penurunan karena meningkatnya risiko politik di seluruh dunia, akibat perkembangan isu Trump, dan masalah Brexit.
Investor dalam negeri pun kini fokus pada Pilkada DKI, yang diperkirakan masih akan menahan pasar untuk bergerak secara normal. Artinya secara jangka pendek, posisi pasar saham masih dihantui sentimen yang datang baik dari luar maupun dalam negeri.
Baca juga: Pasar Saham Global Tingkatkan Kewaspadaan
Analis ForexTime Lukman Otunuga mengungkapkan, kondisi pasar Asia yang bervariasi sendiri di hari kemarin karena sentimen risiko investor oleh segala masalah seputar Trump.
Harga minyak yang lemah berpotensi memicu penghindaran risiko sehingga pasar Eropa dapat mengalami tekanan jual di jangka pendek.
Wall Street terus terganggu oleh ketidakpastian Trump dan sensivitas saham Amerika berpotensi meningkat karena investor mencari isyarat tentang kebijakan yang akan diperkenalkan Presiden AS Donald Trump pekan ini. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More