Tips & Trick

Ketahui Prinsip Dasar Berinvestasi

Jakarta – Risiko adalah bagian yang tak terpisahkan dalam dunia investasi, baik jangka pendek, menengah hingga investasi jangka panjang. Memahami seluk beluk investasi (terutama investasi jangka panjang) kesuksesan akan semakin mudah untuk diraih. Berikut ini prinsip dasar investasi yang perlu Anda ketahui sebelum terjun lebih jauh dalam dunia investasi seperti dikutip dari Cermati :

1. Investasi = Bersakit Dahulu, Senang Kemudian

Pepatah ini tampaknya sangat tepat untuk mewakili semangat yang harus diemban oleh siapa saja yang hendak berinvestasi, berapapun jumlahnya, dan seberapa besar yang akan dikeluarkan nantinya.Seseorang yang berinvestasi harus menyadari bahwa ada sekian persen dari uang yang didapatkan saat ini adalah untuk bekal untuk hari-hari berikutnya.

2. Investasi = Waktu Adalah Uang

Waktu adalah modal dasar terbesar yang dimiliki oleh seorang manusia. Waktu bersifat tetap, tidak bisa dikurangi atau dilebihkan. Dalam berinvestasi, waktu adalah modal paling mahal yang tak boleh diabaikan begitu saja. Lalu bagaimana bisa seseorang berinvestasi dengan waktu? Tentu saja dengan menaruh perhatian besar pada segala macam hal yang bersifat pembelajaran. Mengacuhkan waktu dan mengabaikan pembelajaran sama saja dengan merusak instrumen investasi terbesar dan paling menguntungkan.

3. Investasi = Belajar Sepanjang Hayat

Para penemu, miliarder serta mereka yang terlihat sangat sukses dalam berinvestasi hari ini tentu telah mengalami proses jatuh bangun yang tidak mudah. Dengan terus belajar maka ilmu yang didapat juga akan terus bertambah, dengan ilmu inilah seseorang bisa menemukan jawaban atas segala persoalan-persoalan mendasar yang menghadang kehidupannya. Semakin banyak ilmu yang dimiliki maka semakin banyak pula tantangan yang bisa dipecahkan.

4. Investasi = Kesabaran

Kesabaran adalah modal lain selain waktu bagi seseorang dalam berinvestasi. Tak punya cukup kesabaran bisa jadi membawa kerugian. Sebagai contoh, bila seseorang membeli sekarung beras untuk dijual lagi tentu tak perlu melihat kondisi pasar, yang penting perputaran cepat, modal kembali dan keuntungan bisa didapat. Tapi tentu besaran keuntungan yang bisa diraih tidaklah terlalu besar.

Sementara itu, seseorang yang membeli emas batangan, dengan harapan harganya akan naik dalam rentang sekian waktu tentu tak bisa berbuat yang sama, ada fluktuasi yang harus diperhatikan. Gegabah dalam menjual tentu bukan akan mendapat keuntungan malahan bisa menanggung kerugian. Oleh karena itu kesabaran adalah salah satu hal yang patut dimiliki dalam melakukan investasi.

Dalam dunia investasi empat hal tersebut menjelma jadi prinsip dasar yang harus dimiliki seorang investor. Selain itu, investasi juga butuh beberapa syarat lain yang harus terpenuhi, syarat tersebut antara lain; kemauan untuk memulai, adanya uang untuk dijadikan investasi, memahami imbal hasil atau multiplier pada apa yang menjadi instrumen investasinya, serta punya waktu yang cukup untuk menjalankannya.(*)

Apriyani

Recent Posts

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

34 mins ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

43 mins ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

60 mins ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

1 hour ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

4 hours ago