Yen Berada Pada Tren Melemah
Membaiknya selera risiko juga menyebabkan Yen melemah terhadap seluruh mata uang mayor lainnya. Yen merosot 0,7% terhadap USD saat berita ini dilaporkan.
Data Jepang menampilkan bahwa konsumen masih enggan berbelanja. Penjualan ritel merosot selama enam bulan berturut-turut – penurunan terpanjang sejak krisis finansial global. Penjualan ritel merosot 1,1% MoM di bulan Agustus sehingga penurunan tahunan menjadi -2,1%.
Menurut Hussein, ini menjadi indikasi lain bahwa kebijakan stimulus Bank of Japan tidak cukup untuk memotivasi konsumen Jepang meningkatkan belanjanya. “BoJ jelas berharap bahwa peningkatan sentimen risiko akan berlangsung lebih lama agar Yen semakin melemah” imbuhnya.(*)
Page: 1 2
Poin Penting Indonesia dan Korea Selatan meneken kerja sama investasi senilai Rp173 triliun, hasil kunjungan… Read More
Poin Penting Tambahan likuiditas pemerintah memperkuat penyaluran kredit BRI, terutama ke sektor UMKM. BRI tetap… Read More
Poin Penting Budi Herawan kembali terpilih sebagai Ketua AAUI periode 2026–2030 melalui aklamasi, mencerminkan kepercayaan… Read More
Poin Penting DSSA mengintegrasikan bisnis energi berkelanjutan dan infrastruktur digital sebagai mesin pertumbuhan jangka panjang,… Read More
Poin Penting IHSG turun 2,19% ke 7.026, dengan 530 saham melemah. Mayoritas sektor terkoreksi, dipimpin… Read More
Poin Penting Layanan BSI tetap berjalan normal di wilayah terdampak gempa, hanya satu cabang terkendala… Read More