Kemudian dari dalam negeri, terjadi perlambatan investasi swasta yang terlihat dari rendahnya pertumbuhan kredit perbankan 2016 dan diperkirakan masih akan berlanjut pada tahun depan.
“Kalau swasta belum mampu dorong pertumbuhan ekonomi, maka pemerintah harus menjadi pendorong, penerapan anggaran yang optimal bisa mendorong ekonomi kita,” ujar Bambang.
Bank Indonesia sendiri memprediksi pertumbuhan ekonomi 2017 akan berada pada kisaran 5% hingga 5,4%, dimana penopangnya dari permintaan domestik. (*)
(Baca juga: Prospek Perekonomian Indonesia Masih Menjanjikan)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG ditutup melemah 2,08 persen ke level 7.935,26. Sebanyak 646 saham terkoreksi, dengan… Read More
Poin Penting BSI membukukan laba bersih Rp7,57 triliun sepanjang 2025, naik 8,02 persen yoy, ditopang… Read More
Poin Penting BSI mencatat pertumbuhan lebih dari dua juta nasabah baru sepanjang 2025, didorong minat… Read More
Poin Penting Standard Chartered mendorong portofolio yang disiplin, terstruktur (core, tactical, opportunistic), dan terdiversifikasi lintas… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More
Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More