Nasional

Kemensos dan DEN Mulai Uji Coba Portal Bansos Digital

Jakarta – Dewan Ekonomi Nasional (DEN) tengah melakukan uji coba prototipe portal bantuan sosial (bansos) digital. Uji coba ini sekaligus untuk menyempurnakan prototipe portal bansos digitalisasi sebelum secara resmi akan mulai diluncurkan secara terbatas di Banyuwangi, Jawa Timur pada pekan kedua September 2025.

“Judulnya sederhana: digitalisasi penyaluran bansos. Kita ingin memastikan prosesnya lebih mudah, transparan, dan bisa dipertanggungjawabkan. Uji coba ini adalah langkah awal sebelum sistem benar-benar diterapkan secara luas,” kata Saifullah Yusuf, Menteri Sosial dalam keterangannya, dikutip Sabtu, 6 September 2025.

Diketahui, digitalisasi bansos merupakan langkah awal implementasi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 83 Tahun 2025 tentang Komite Percepatan Transformasi Digital Pemerintah yang dilakukan oleh DEN.

Program ini dikerjakan bersama dengan sejumlah kementerian terkait untuk memastikan integrasi data, pemanfaatan teknologi, dan tata kelola yang transparan serta akuntabel.

Gus Ipul, sapaan akrabnya menjelaskan, portal digitalisasi bansos yang didemonstrasikan dirancang untuk memudahkan pendaftaran bansos secara mandiri.

Baca juga : Bansos Digital Siap Diluncurkan, Gus Ipul Ungkap Potensi Hemat Rp14 Triliun

Masyarakat cukup memasukkan data diri dan diverifikasi melalui biometri yang terhubung dengan Dinas Pendudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), sehingga penyaluran bantuan dapat berlangsung lebih transparan, akurat, dan terhindar dari praktik subjektif di tingkat lokal.

Menurutnya, untuk mengantisipasi keterbatasan akses teknologi, Kemensos juga menyiapkan jalur alternatif bagi warga yang tidak memiliki ponsel atau akses internet.

Mereka tetap dapat mendaftar melalui tenaga pendamping sosial atau perangkat desa yang sudah dilatih menggunakan portal digitalisasi bansos. Demi keamanan, akun para pendamping pun wajib diverifikasi biometrik sehingga tidak bisa dipakai sembarangan.

“Yang butuh, silakan daftar. Kalau tidak punya gadget, bisa dibantu pendamping atau perangkat desa. Intinya, kita ingin tidak ada warga miskin yang tertinggal hanya karena keterbatasan akses teknologi,” tegas Gus Ipul.

Baca juga : Kemkomdigi Kawal Penyaluran Bansos Lewat Sistem Digital

Pada penerapan awal ini, ada beberapa aspek yang menjadi perhatian utama. Proses registrasi dibuat sesederhana mungkin, baik secara mandiri maupun dengan bantuan petugas, agar mudah dijangkau masyarakat.

Untuk memastikan keaslian pendaftar, diterapkan verifikasi biometrik dengan liveness detection yang dapat membedakan orang asli dari foto atau tiruan.

Pilot Project Portal Bansos Sosial

Tahap percobaan dimulai melalui pilot project di Banyuwangi dalam waktu dekat dan akan dievaluasi secara ketat sebelum diperluas ke wilayah lain. Sistem juga dilengkapi mekanisme keamanan berlapis dan backup data guna mengantisipasi potensi peretasan serta menjaga keandalan layanan.

Langkah awal ini menjadi bagian dari rangkaian persiapan menuju penerapan sistem digital penyaluran bansos secara luas. Setiap fase akan ditelaah agar mekanisme berjalan sesuai rencana dan dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat maupun petugas di lapangan.

Digitalisasi bansos diharapkan menjadi tonggak baru dalam pengelolaan bantuan sosial di Indonesia. Selain memastikan bantuan tepat sasaran, sistem ini juga mendorong keterlibatan aktif masyarakat dalam menjaga integritas data bansos. (*)

Editor: Galih Pratama

Muhamad Ibrahim

Berpengalaman sebagai jurnalis sejak 2014. Saat ini bertugas menulis tentang isu nasional, internasional, ekonomi, perbankan, industri keuangan non-bank (IKNB), hingga Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

9 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

9 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

10 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

10 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

10 hours ago