Jakarta – Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop dan UKM) optimis dapat meningkatkan kontribusi koperasi terhadap produk domestik bruto (PDB) diangka 6 persen hingga akhir 2019 mendatang.
Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Agus Muharram menyebut angka tersebut mampu diraih melihat kondisi wirausaha nasional yang terus meningkat dan selalu berinovasi.
“Kementerian Koperasi dan UKM menargetkan angka kontribusi koperasi terhadapa PDB ini bisa naik sampai 6 persen pada akhir tahun 2019,” ungkap Agus pada Gebyar UKM Indonesia 2017 di Gedung SMESCO Tower, Jakarta, Selasa 24 Oktober 2017.
Agus berharap, guna menggenjot angka kontribusi koperasi terhadap PDB pihaknya terus mengimbau kepada pemerintah daerah untuk mendukung dan memberikan sumbangsih nyata terhadap kegiatan para koperasi dan juga wirausaha daerah.
“Dengan begitu, UKM dan koperasi kita bisa meningkat perannya bagi stabilitas perekonomian kita,” katanya.
Sebagai informasi, berdasarkan data Kemenkop dan UKM , kontribusi koperasi terhadap PDB Nasional naik menjadi 3,99 persen pada 2016. Sedangkan rasio kewirausahaan nasional yang pada 2014 hanya sebesar 1,65 persen kini pada tahun ini melonjak menjadi 3,1 persen.(*)
Poin Penting PT Bank Amar Indonesia Tbk menyatakan siap memenuhi ketentuan permodalan baru jika OJK… Read More
Poin Penting AXA Mandiri menjaga stabilitas permodalan melalui pengawasan ketat terhadap rasio solvabilitas (Risk Based… Read More
Poin Penting BTN memperluas layanan consumer banking dan beyond mortgage, termasuk kartu kredit, BNPL, dan… Read More
Poin Penting KISI menyiapkan 7–8 perusahaan untuk IPO tahun 2026, meliputi sektor perbankan, pariwisata, pertambangan,… Read More
Poin Penting AXA Mandiri mencatat pendapatan premi Rp10 triliun pada 2025, dengan produk unitlink menyumbang… Read More
Poin Penting Suku Bunga BI Tetap: BI menahan suku bunga acuan (BI Rate) pada level… Read More
View Comments
terimakasih untuk informasinya....
semoga sukses selalu...