Jakarta – Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop UKM) terus mendukung pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) untuk mengadopsi digitalisasi dalam usahanya. Upaya tersebut sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo yang menargetkan 30 juta pelaku UMKM masuk ke ekosistem digital pada 2024.
Staf Khusus Menteri Koperasi dan UKM Bidang Pemberdayaan Ekonomi Kreatif Tb. Fiki C. Satari mengungkapkan, hingga saat ini sebanyak 13,7 juta pelaku UMKM telah masuk ke ekosistem digital.
“Hingga hari ini, berdasarkan data berdasarkan data dari Indonesian E-Commerce Association (idEA) sudah 13,7 juta pelaku UMKM masuk ke digital atau bertamah 5,4 juta saat pandemi,” kata Fiki melalui Webinar TOP 100 BPR “Mendukung Ekosistem UMKM Go Digital dan Digitalisasi BPR : Potensi Bisnis Kolaborasi BPR & Fintech”, Jumat 18 Juni 2021.
Dirinya menyebut, literasi digital bagi pelaku UMKM masih harus terus dilakukan. Terlebih kapasitas produksi UMKM masih masih rendah. Dirinya mengatakan, dengan memanfaatkan digital para pelaku UMKM bisa meningkatkan kapasitas produksi pelaku UMKM.
Fikipun menyambut positif rencan kebijakan kolaboriasi antara Bank Perkreditan Rakyat (BPR) dengan fintech. Menurutnya, kebijakan tersebut akan mendorong literasi digitalisasi bagi para pelaku UMKM dalam menjalankan bisnisnya.
Sebagai informasi saja, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) saat ini telah menyiapkan revisi Peraturan OJK (POJK) Nomor 77 Tahun 2016 tentang layanan pendanaan bersama berbasis teknologi informasi. Melalui beleid itu nantinya memuat ketentuan kolaborasi antara fintech lending dengan berbagai ekosistem. (*)
Poin Penting Mirae Asset menargetkan IHSG 2026 di level 10.500, meski tekanan global dan data… Read More
PT Bank Muamalat Indonesia Tbk mencatat kinerja positif pada pembiayaan kepemilikan emas syariah melalui produk… Read More
Poin Penting Realisasi investasi hilirisasi 2025 mencapai Rp584,1 triliun, tumbuh 43,3 persen yoy dan menyumbang… Read More
Poin Penting Avrist pindah kantor pusat ke Wisma 46 untuk mendukung pertumbuhan bisnis. Target pertumbuhan… Read More
Poin Penting Penempatan dana Rp276 triliun di bank pelat merah dinilai tidak signifikan mendorong perekonomian,… Read More
Poin Penting Gita Wirjawan menilai kehadiran BPI Danantara di WEF 2026 berpotensi menjadi magnet utama… Read More