Nasional

Kecelakaan Maut Cibubur, Pihak Pemasang Lampu Merah Harus Tanggung Jawab

Jakarta – Beberapa pihak terkait dalam kecelakaan lalu lintas yang merenggut korban jiwa  di Jalan Raya Alternatif Transyogi Cibubur depan CBD, harus segera bertanggung jawab. Apalagi, berdasarkan data yang dihimpun dari kepolisian, jumlah korban meninggal sebanyak sepuluh orang dan lima orang mengalami luka-luka.

Pengamat transportasi Djoko Setijowarno mengatakan, pihak yang terkait dengan pemasangan trafic light di lokasi kecelakaan maut truk tangki di Cibubur, juga harus dimintai pertanggungjawaban. Pihak yang diduga tersebut adalah Dishub Kota Bekasi dan pihak pengembang. Pasalnya, lampu merah dipasang pada titik rawan kecelakaan, yakni pada jalanan yang menurun.

“Dishub Kota Bekasi dan pengembang juga harus diminta pertanggungjawabannya. Karena berdasarkan informasi, traffic light dipasang atas biaya pihak pengembang perumahan dengan izin dari Dishub Kota Bekasi,” ujar Djoko dalam keterangannya, Rabu, 20 Juli 2022.

Ia menyebut, berdasarkan informasi yang dikumpulkan, titik lokasi kejadian kecelakaan merupakan persimpangan yang baru dibuka di awal tahun 2022. “Titik persimpangan itu terletak persis pada kontur jalan menurun dan menikung dari kedua arah,” katanya.

Menurut Djoko, kasus kecelakaan tersebut memang harus diusut tuntas. Pasalnya, kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan merupakan penyebab kematian peringkat pertama bagi kelompok umur anak-anak dan remaja. Sekitar 50 persen korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dan angkutan jalan, adalah pengguna jalan yang rentan seperti pejalan kaki, pengendara sepeda dan pengendara sepeda motor.

Berdasarkan data Kepolisian Negara Republik Indonesia, jumlah korban kecelakaan lalu lintas pada periode 2010-2020 berkisar antara 147.798 – 197.560 jiwa. Sedangkan jumlah korban meninggal dunia berkisar antara 23.529 – 32.657 jiwa. Pada tahun 2020 angka kematian mencapai 23.529 jiwa, atau setara dengan tiga jiwa meninggal dunia per jam.

“Korban Kecelakaan lalu lintas sudah melebihi korban Covid 19. Dalam satu hari 3 korban. Harus ada keputusan politik negara untuk mengurangi angka kecelakaan lalu lintas,” tambah Djoko.

Maka dari itu, Djoko juga mengusulkan agar dibentuk kembali Direktorat Keselamatan Transportasi Darat. “Pada Ditjen Perhubungan Darat, pernah ada Direktorat Keselamatan Transportasi Darat. Melihat angka kecelakaan yang makin tinggi, perlu dibentuk lagi Direktorat ini,” pungkas Djoko.

Pemasangan lampu merah pada lokasi rawan, yaitu jalan yang menurun, memang diduga sebagai penyebab kecelakaan di Cibubur.  Bahkan menurut informasi warga, sebelumnya juga terjadi beberapa kali kecelakaan tunggal di lokasi tersebut yang tidak menelan korban jiwa.

Sementara pihak kepolisian pun memastikan bahwa lampu merah di kawasan CBD Jalan Transyogi lokasi kecelakaan truk maut sudah dimatikan. Lampu merah dimatikan agar insiden serupa tidak terjadi lagi karena di jalan tersebut seharusnya tidak boleh ada hambatan.

“Lampu sudah kita matikan dalam artian menggunakan hazard saja (kedip-kedip kuning) karena saat pendalaman kami di lapangan untuk jalan ini tidak boleh ada hambatan,” kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Latif Usman. (*)

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

KCIC Pastikan Whoosh Aman di Tengah Cuaca Ekstrem, Sensor Berjalan Optimal

Poin Penting Kereta Whoosh sempat berhenti akibat seng di jalur, namun sensor mendeteksi dini dan… Read More

12 hours ago

RI-Jepang Teken MoU Rp384 T, DPR Soroti Realisasi di Lapangan

Poin Penting Jepang menandatangani MoU investasi senilai Rp384 triliun dengan Indonesia. Kerja sama mencakup sektor… Read More

13 hours ago

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, RI Desak Investigasi dan Evaluasi UNIFIL

Poin Penting Tiga prajurit TNI gugur dan tiga lainnya terluka dalam misi UNIFIL di Lebanon.… Read More

14 hours ago

Saham Bank INFOBANK15 Bergerak Variatif di Akhir Pekan, Ini Rinciannya

Poin Penting IHSG ditutup turun 2,19% pada 2 April 2026, diikuti pelemahan seluruh indeks utama.… Read More

19 hours ago

BEI Rangkum 5 Saham Pemberat IHSG Pekan Ini

Poin Penting IHSG melemah 0,99% sepekan, dengan lima saham utama menjadi penekan terbesar indeks. BREN… Read More

20 hours ago

IHSG Sepekan Melemah 0,99 Persen, Kapitalisasi Pasar jadi Rp12.305 Triliun

Poin Penting IHSG melemah 0,99% dalam sepekan ke level 7.026,78, seiring mayoritas indikator pasar saham… Read More

20 hours ago