Kebijakan Pajak Malaysia Berpotensi Dongkrak Harga CPO

Kebijakan Pajak Malaysia Berpotensi Dongkrak Harga CPO

Harga sawit
Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Usai rebound tajam pada hari Jumat lalu, harga CPO diprediksi akan melanjutkan kenaikannya di awal pekan setelah Malaysia, produsen CPO terbesar kedua dunia, mengatakan akan menurunkan pajak ekspor CPO miliknya menjadi 5.5% di bulan Januari, dari 6% di bulan Desember, menurut edaran pemerintah.

Di sisi lain, cargo surveyor seperti Societe Generale de Surveilance melaporkan penuruan ekspor CPO malaysia sebesar 10.7%.

Sementara Intertek Testing Services melaporkan ekspor CPO Malaysia turun 9.6%, keduanya untuk periode 1-15 Desember.

Suplai CPO Malaysia hingga akhir bulan November naik menjadi 2.56 juta ton, level tertinggi sejak akhir 2015. Menurut salah satu trader, menurunnya tingkat produksi akibat faktor musiman akan terus menopang harga CPO.

Riset Monex Investindo Futures, Senin, 18 Desember 2017 mengungkapkan, secara teknikal, harga CPO berada dalam fase rebound, dengan penembusan ke atas level 2,400 ringgit per ton berpotensi melanjutkan rebound bullish menuju resisten 2,570.

“Support masih terdapat pada level psikologis 2,300 ringgit per ton,” ungkap tim riset Monex. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]