Jakarta – Kasikornbank PCL atau KBank mecatatkan kinerja yang apik sepanjang 2024. Emiten pengendali PT Bank Maspion Indonesia ini berhasil membukukan laba bersih secara konsolidasi Rp25,59 triliun, atau naik 14,6 persen dari tahun sebelumnya.
Raihan laba bersih tersebut ditopang kenaikan pendapatan operasional yang tumbuh 2,75 persen menjadi Rp96,1 triliun. Sementara laba operasional sebelum biaya provisi dan beban pajak penghasilan naik 2,77 persen menjadi Rp 53,73 triliun.
Capaian kinerja bank asal Thailand ini menunjukkan bahwa perseroan mampu bertahan dan berdaptasi dalam lanskap ekonomi yang dinamis.
Baca juga: Turun 35,81 Persen, Laba Bank UOB Indonesia jadi Rp406,24 Miliar di 2024
Kasemsri Charoensiddhi, Presiden Direktur Bank Maspion menjelaskan, di tengah ketidakpastian ekonomi global, KBank tetap mempertahankan fokus utama untuk meningkatkan produktivitas dan mengikuti praktik-praktik pemberian kredit yang bertanggung jawab.
“Pendekatan strategis ini tidak hanya memperkuat posisi keuangan tetapi juga mengukuhkan reputasinya sebagai mitra keuangan yang terpercaya dan dapat diandalkan di wilayah regional,” jelas Kasemsri dikutip 3 Maret 2025.
Seperti diketahui, KBank membuat langkah signifikan dalam strategi ekspansi regionalnya dengan meningkatkan kepemilikan sahamnya di PT Bank Maspion Indonesia Tbk (BMAS) hingga mencapai 84,55 persen pada 2023.
“Investasi strategis ini dirancang untuk membuka peluang baru dan memperkuat layanan keuangan serta kapabilitas teknologi di Indonesia,” jelasnya.
Dengan memanfaatkan pengalaman KBank yang luas dan teknologi mutakhir, kata Kasemsri, investasi ini siap untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia dan memperkuat kehadiran KBank di kawasan MEA+3 yang sangat penting.
“Penting untuk dicatat bahwa Bank Maspion kini menjadi bagian integral dari konglomerasi finansial KBank,” jelasnya.
Dia melanjutkan, akuisisi ini membawa kekuatan dan sumber daya dari grup perbankan internasional langsung ke pasar Indonesia, sehingga meningkatkan kemampuan Bank Maspion dalam melayani nasabah dan berkontribusi pada lanskap keuangan nasional.
Baca juga: Laba Bank Woori Saudara Turun 26,04 Persen di 2024, Ini Penyebabnya
Bank Maspion telah mendapatkan peringkat ‘AA(idn)’ dengan outlook stabil dari Fitch Ratings. Peningkatan investasi KBank di Bank Maspion lebih dari sekadar transaksi keuangan, langkah ini juga merupakan landasan strategis untuk pertumbuhan di masa depan.
“Inisiatif strategis ini diproyeksikan akan menghasilkan banyak peluang baru, yang akan semakin memperkuat posisi kepemimpinan KBank di kawasan ASEAN,” jelasnya.
Ekspansi ini juga merupakan babak baru dalam transformasi berkelanjutan Bank Maspion, membangun fondasi yang kuat sebagai bank KBMI 2 untuk mencapai tingkat kesuksesan yang lebih tinggi di tahun-tahun mendatang.
“Investasi strategis KBank di Bank Maspion menunjukkan komitmen KBank terhadap pertumbuhan di era MEA+3, khususnya di Indonesia,” tutupnya. (*)
Poin Penting Bank Aladin Syariah bersama Alfamart menyalurkan 60.000 paket makanan di 34 kota dan… Read More
Poin Penting Grab menyebut separuh mitra ojolnya merupakan mantan korban PHK, menunjukkan peran platform sebagai… Read More
Poin Penting OJK menilai penurunan kinerja bank Himbara bersifat siklikal akibat faktor global dan pelemahan… Read More
Poin Penting Tugu Insurance menjalankan program Tugu Green Journey dengan mendaur ulang 1,7 ton limbah… Read More
Poin Penting Kemnaker masih menyelidiki dugaan PHK sekitar 400 pekerja PT Karunia Alam Segar, produsen… Read More
Poin Penting CIMB Niaga mencatat laba bersih Rp6,93 triliun pada 2025, tumbuh tipis 0,53% secara… Read More