News Update

KB Bukopin Berakselerasi Melalui Jaringan Indo-Korea

Jakarta – PT Bank Bukopin yang sekarang dikenal sebagai KB Bukopin, semakin gencar dalam melakukan eskpansi layanannya. Bank yang mayoritas sahamnya dikuasai oleh KB Kookmin, bank terbesar di Korea Selatan, memanfaatkan besarnya jaringan KB Kookmin dalam memperluas layanannya di Indonesia dengan standar global.

Salah satu cara yang digunakan adalah dengan memanfaatkan komunitas Korea untuk mengembangkan layanan bisnis KB Bukopin bagi masyarakat luas. Langkah tersebut diambil karena banyak nasabah Korea Selatan yang kini telah bergabung dengan Bank KB Bukopin. Ini sekaligus menunjukkan kuatnya kredibilitas KB Kookmin Bank di Korea Selatan.

Strategi memanfaatkan jaringan bisnis komunitas Korea di Indonesia ini dinamakan Korean Link Business. Korean Link Business berfokus pada penyaluran kredit (lending) dan penghimpunan dana (funding) kepada korporasi-korporasi Korea Selatan, komunitas-komunitas UMKM, dan consumer. Perusahaan-perusahaan besar Korea Selatan dirancang untuk menjadi anchor company dalam membangun ekosistem value chain dan supply chain di tengah-tengah ekosistem bisnis masyarakat lokal.

Cross selling akan menjadi tumpuannya. Sejumlah korporasi besar yang telah menjadi nasabah Bank KB Bukopin, yakni Lotte Group, LG Electronics, Hyundai, Hankook Tire, Lock & Lock, dan masih banyak lagi. Total terdapat 51 perusahaan yang sudah menjadi nasabah Bank KB Bukopin sampai awal tahun 2022, yang mana 44 diantaranya adalah nasabah penghimpunan dana, dan 7 lainnya adalah nasabah untuk penyaluran kredit.

“Kerja sama yang terjalin antara Bank KB Bukopin dan Hyundai Motor Indonesia pada awal 2022 ini, adalah langkah awal kedua belah pihak dalam kolaborasi pembiayaan kendaraan bermotor. Ke depannya, Bank KB Bukopin akan memberikan pembiayaan kepada setiap dealer Hyundai yang beroperasi di Indonesia,” ucap Direktur Utama Bank KB Bukopin Chang Su Choi, kepada Infobanknews, beberapa waktu lalu.

Sebagai informasi, Bank KB Bukopin telah sepakat untuk menyediakan plafon pembiayaan sebesar Rp30 miliar selama satu tahun ke depan untuk Hyundai Motor Indonesia cabang Palembang, Sumatera Selatan. Sementara pada akhir 2021 lalu, Bank KB Bukopin telah menjalin kerjasama dengan Lotte Engineering & Construction (Lotte E & C) dan Construction Guarantee Cooperative Korea (CG Korea).

“Bank KB Bukopin berencana untuk secara aktif mendukung proyek konstruksi yang akan digarap oleh Lotte E&C di Indonesia dan membangun sistem kerjasama yang erat dengan CG Korea. Tak hanya melayani nasabah besar, Korean Link Business dari Bank KB Bukopin nantinya juga akan disediakan untuk melayani nasabah-nasabah lokal di segmen menengah dan bawah, yang menjadi bagian dari rantai pasok perusahaan-perusahaan Korea Selatan. Upaya ini menjadi bagian dari strategi besar Bank KB Bukopin di bisnis komunitas Korea,” terang Chang Su Choi. Steven Widjaja

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Muamalat luncurkan Tabungan Rindu Haji

Bank Muamalat kembali menghadirkan Program Rindu Haji sebagai apresiasi bagi nasabah yang berkomitmen menabung untuk… Read More

17 mins ago

BRI Pasang Target Pertumbuhan Kredit 7-9 Persen Tahun Ini

Poin Penting Target kredit 2026 sebesar 7–9 persen, lebih rendah dari realisasi 2025 yang tumbuh… Read More

37 mins ago

DBS Foundation dan UNICEF Siapkan Program Kesejahteraan Anak NTT Senilai USD2,7 Juta

Poin Penting DBS Foundation bekerja sama dengan UNICEF menyiapkan program senilai USD 2,7 juta untuk… Read More

39 mins ago

BEI Umumkan Evaluasi Indeks ECONOMIC30, Ini Hasilnya

Poin Penting BEI melakukan evaluasi mayor dan minor sejumlah indeks untuk periode Februari 2026, dengan… Read More

1 hour ago

Puradelta Lestari Bidik Prapenjualan Tembus Rp2,08 Triliun di 2026

Poin Penting Puradelta Lestari menargetkan prapenjualan senilai Rp2,08 triliun pada 2026, dengan lahan industri sebagai… Read More

1 hour ago

Empat Alumni LPDP Kena Sanksi Kembalikan Dana Beasiswa Rp2 Miliar

Poin Penting Empat alumni LPDP telah mengembalikan dana hingga Rp2 miliar per orang karena tidak… Read More

1 hour ago