News Update

KB Bank Syariah Serahkan Imbal Hasil Wakaf Program CWLD

Jakarta – KB Bank Syariah (KBBS) melakukan penyerahan imbal hasil wakaf dari program Cash Waqf Linked Deposit (CWLD) Seri 001 yang bekerja sama dengan Majelis Pendayagunaan Wakaf (MPW) PP Muhammadiyah di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Program CWLD merupakan bagian dari upaya untuk memanfaatkan wakaf produktif guna mendukung kesejahteraan masyarakat. Imbal hasil wakaf dari program CWLD Seri 001 tersebut kemudian dananya akan dialokasikan untuk program penggemukan bibit kambing dan domba.

Direktur Bisnis KB Bank Syariah Agus Suhendro  menjelaskanm, CWLD merupakan produk inovatif yang diinisiasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK), di mana KB Bank Syariah menjadi salah satu proyek percontohan (piloting project) untuk pengembangan produk ini.

Baca juga: KB Bank Buka RDN, Investasi di Pasar Modal Dijamin Jadi Makin Mudah dan Aman

Melalui CWLD, dana wakaf yang terkumpul digunakan untuk menyalurkan pembiayaan ke berbagai sektor produktif, salah satunya adalah program penggemukan bibit kambing atau domba.

“Program ini tidak hanya memperkuat sektor ekonomi, tetapi juga memperkuat sinergi antara lembaga keuangan syariah dan organisasi masyarakat untuk tujuan kesejahteraan sosial,” kata Agus dalam keterangan resminya, 28 Agustus 2024.

Dalam seri tersebut, lanjut Agus, berhasil terkumpul dana CWLD Rp390 juta, yang berasal dari 15 pewakif. Dana ini kemudian dialokasikan untuk program penggemukan bibit kambing/domba, yang merupakan bagian dari upaya untuk memanfaatkan wakaf produktif guna mendukung kesejahteraan masyarakat.

KB Bank Syariah akan terus berkomitmen dalam mengembangkan produk CWLD bekerja sama dengan Nazhir untuk meningkatkan literasi dan edukasi kepada masyarakat tentang wakaf uang atau wakaf melalui uang.

Baca juga: Mau Wakaf Tapi Lewat Saham, Emang Bisa? Begini Penjelasannya

“CWLD adalah produk wakaf temporer di mana manfaatnya dapat langsung disalurkan kepada mauquf alaih atau penerima manfaat, sehingga menciptakan wakaf yang produktif,” ujar Agus.

Agus berharap dengan produk tersebut, dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam wakaf uang, yang pada akhirnya akan memperkuat perekonomian dan kesejahteraan sosial. (*)

Galih Pratama

Recent Posts

Respons Cepat OJK Redam Kekhawatiran Pasar Pascapergantian Pimpinan

Poin Penting OJK memastikan stabilitas pasar keuangan tetap terjaga usai penunjukan Friderica Widyasari Dewi sebagai… Read More

2 hours ago

OJK Beberkan 8 Aksi Percepatan Reformasi Pasar Modal RI, Apa Saja?

Poin Penting OJK dan SRO akan menaikkan batas minimum free float dari 7,5 persen menjadi… Read More

3 hours ago

PWI Pusat Bakal Terima Hadiah Patung Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko dari Blora

Poin Penting PWI Pusat akan menerima dua patung tokoh nasional—Tirto Adhi Soerjo dan Samin Surosentiko—karya… Read More

5 hours ago

DPR Pastikan Pengganti Pimpinan OJK-BEI Bebas Afiliasi Danantara dan BUMN

Poin Penting Pengisian pimpinan OJK dan BEI dipastikan independen, tidak berasal dari pihak terafiliasi Danantara,… Read More

5 hours ago

Kredit Macet, Bisnis Gagal atau Niat Jahat? OJK Harus Berada di Depan Bank

Oleh Eko B. Supriyanto, Chairman Infobank Media Group KREDIT macet dalam perbankan bukan sekadar angka… Read More

17 hours ago

KPK Mencari “Pepesan Kosong” Dana Non Budgeter-Iklan Bank BJB, Terus Berputar-putar “Dikaitkan” Ridwan Kamil-Aura Kasih

Oleh Tim Infobank DI sebuah ruang pemeriksaan di Mapolda Jawa Barat, udara tak hanya berdebu… Read More

17 hours ago