Poin Penting
- KB Bank menyalurkan pembiayaan Rp500 miliar kepada PNM untuk memperluas akses modal bagi usaha mikro dan ultra mikro.
- Pendanaan ini juga menjadi bagian dari implementasi strategi ESG dan inklusi keuangan KB Bank.
- Dana tersebut akan mendukung program pemberdayaan seperti Mekaar dan ULaMM yang menyasar pelaku UMKM, terutama perempuan.
Jakarta – PT Bank KB Indonesia Tbk (KB Bank) menyalurkan fasilitas pembiayaan senilai Rp500 miliar kepada PT Permodalan Nasional Madani (PNM). Pendanaan ini ditujukan untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan ultra mikro di Indonesia.
Kerja sama tersebut juga menjadi bagian dari strategi KB Bank dalam memperkuat implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG), khususnya pada aspek inklusi keuangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat.
Direktur KB Bank, Widodo Suryadi, mengatakan pelaku usaha mikro dan ultra mikro merupakan fondasi penting bagi perekonomian nasional. Melalui kolaborasi dengan PNM, KB Bank berupaya memperluas akses pendanaan bagi segmen usaha yang selama ini memiliki keterbatasan akses terhadap layanan keuangan formal.
“Melalui kerja sama dengan PNM, KB Bank tidak hanya memperluas akses pembiayaan, tetapi juga menjalankan komitmen ESG kami dengan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan pemberdayaan masyarakat di tingkat akar rumput,” ujar Widodo dalam keterangan resmi.
Baca juga: Gelar RUPSLB, KB Bank (BBKP) Tunjuk Wakil Komisaris dan 2 Direksi Baru
Menurutnya, PNM memiliki peran strategis dalam menjangkau kelompok masyarakat yang belum sepenuhnya terlayani oleh sektor perbankan. Dukungan pembiayaan dari KB Bank diharapkan dapat memperkuat penyaluran dana kepada kegiatan ekonomi produktif, khususnya bagi perempuan pelaku usaha yang menjadi tulang punggung ekonomi keluarga.
Dukung program Mekaar
Pendanaan dari KB Bank ini akan mendukung berbagai program pemberdayaan ekonomi yang dijalankan PNM, termasuk program Mekaar (Membina Ekonomi Keluarga Sejahtera).
Program Mekaar merupakan skema pembiayaan dan pendampingan bagi perempuan prasejahtera yang menjalankan usaha mikro. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau lebih dari 22,9 juta perempuan di sekitar 60.250 desa di seluruh Indonesia.
Baca juga: Cara KB Bank Syariah Perkuat Kontribusi Sosial
Selain Mekaar, PNM juga menjalankan program ULaMM (Unit Layanan Modal Mikro) yang memberikan akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro dan kecil.
PNM tidak hanya menyediakan pembiayaan, tetapi juga memberikan pendampingan usaha kepada para nasabahnya. Pendampingan ini mencakup pelatihan pengelolaan usaha, penguatan kapasitas bisnis, hingga peningkatan literasi keuangan untuk memastikan keberlanjutan usaha para pelaku UMKM.
Perkuat Inklusi Keuangan Nasional
Melalui kolaborasi ini, KB Bank memperkuat perannya sebagai lembaga keuangan yang mendukung pembiayaan inklusif serta praktik perbankan berkelanjutan.
Ke depan, KB Bank dan PNM juga akan mengeksplorasi peluang kerja sama lain untuk memperluas akses pembiayaan bagi pelaku usaha mikro, sekaligus meningkatkan literasi keuangan masyarakat.
Langkah tersebut sejalan dengan upaya mendukung agenda nasional dalam memperluas inklusi keuangan dan memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat di berbagai daerah. (*)
Editor: Yulian Saputra










