Kapitalisasi BREN Tembus Rp1.070 T, Geser Posisi BBCA

Jakarta – PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) terpantau menggeser posisi PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) sebagai perusahaan tercatat yang menempati posisi pertama kapitalisasi pasar jumbo di Bursa Efek Indonesia (BEI), berdasarkan data harian per 18 Juli 2025.

Dalam statistik harian BEI disebutkan bahwa kapitalisasi pasar BREN meningkat sebesar 8,18 persen menjadi Rp1.070 triliun. Sementara itu, kapitalisasi pasar BBCA juga naik 7,86 persen menjadi Rp1.028 triliun.

Padahal, jika dilihat dari pergerakan harga saham pada hari ini, Senin, 21 Juli 2025, hingga pukul 10:50 WIB, saham BBCA tercatat masih menguat 0,30 persen ke level Rp8.450, sementara saham BREN justru turun 0,31 persen ke posisi Rp7.950.

Baca juga: 5 Saham Pendorong IHSG Sepekan, Ada BRMS hingga BBCA

Tidak jauh berbeda harga saham keduanya secara year-to-date (YtD) juga masih mengalami penurunan lebih dari 10 persen. Saham BBCA merosot 12,92 persen, sedangkan saham BREN melemah 14,29 persen.

Salah satu faktor utama yang memengaruhi pergeseran kapitalisasi pasar ini adalah jumlah saham beredar (outstanding shares). Dari sisi ini, BREN unggul dengan 133,79 miliar saham beredar, lebih tinggi dibandingkan BBCA yang memiliki 123,28 miliar saham beredar.

Baca juga: Cek Rekening! Dividen BBCA Cair Hari Ini, Segini Nilainya

Daftar 10 Emiten dengan Kapitalisasi Terbesar per 18 Juli 2025

Berikut daftar 10 besar emiten dengan kapitalisasi pasar terbesar berdasarkan data harian BEI:

  1. BREN: Rp1.070 triliun
  2. BBCA: Rp1.208 triliun
  3. PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA): Rp813 triliun
  4. PT Bayan Resources Tbk (BYAN): Rp633 triliun
  5. PT DCI Indonesia Tbk (DCII): Rp584 triliun
  6. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN): Rp582 triliun
  7. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp579 triliun
  8. PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Rp506 triliun
  9. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BBRI): Rp438 triliun
  10. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM): Rp274 triliun. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ekspansi Ritel, MR.DIY Indonesia Siap Tambah 270 Toko dan Flagship Store di 2026

Poin Penting MR.DIY Indonesia menargetkan pembukaan sekitar 270 toko baru pada 2026. Ekspansi didukung arus… Read More

9 hours ago

Geopolitik dan Harga Minyak Bayangi Ekonomi 2026, Permata Bank Lakukan Strategi Ini

Poin Penting Ekonom Permata Bank menilai geopolitik dan pasar global menjadi tantangan ekonomi 2026. Konflik… Read More

10 hours ago

Klaim Bencana Sumatra Belum Tuntas, Jasindo Targetkan Finalisasi Mei 2026

Poin Penting Jasindo masih memverifikasi kerusakan aset akibat bencana di sejumlah wilayah Sumatra. Nilai kerugian… Read More

11 hours ago

Ekonom Ingatkan PR Besar Pimpinan Baru OJK, dari Pasar Modal hingga Risiko BPR

Poin Penting Ekonom Permata menilai kepemimpinan baru OJK diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan pasar. Transformasi integritas… Read More

11 hours ago

ICDX Gelar Commodity Outlook 2026

Indonesia Commodity & Derivatives Exchange (ICDX) atau Bursa Komoditi dan Derivatif Indonesia (BKDI) mengadakan ICDX… Read More

11 hours ago

KPK Tahan Eks Menag Yaqut Cholil Qoumas dalam Kasus Korupsi Kuota Haji

Poin Penting KPK resmi menahan mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas terkait kasus kuota haji.… Read More

12 hours ago