Jakarta–Ikatan Alumni Amkur (IAA) menyelenggarakan kegiatan temu alumni sekaligus perayaan Imlek bersama, di restoran Raja Kuring, Jakarta, Kamis (9/2/2017). Acara ini dihadiri berbagai pengusaha dan eksekutif industri keuangan Indonesia yang merupakan alumni yayasan Amkur.
Di antara pengusaha yang hadir adalah pemilik Barly Group sekaligus Komisaris Utama Bess Finance Benny Wenas, CEO Swan Jewellery Vincent Cladius, Direktur FIF Djap Tet Fa, dan Vice President Director Asuransi Cakrawala Proteksi Nicolaus Prawiro.
Vincent Cladius yang merupakan Ketua Umum IAA mengatakan, bahwa kegiatan ini selain sebagai ajang merekatkan seluruh alumni Amkur yang terdiri dari berbagai jenjang angkatan juga sebagai ruang silaturahmi dan mengingatkan kembali nilai-nilai yang dibawa dari sekolah yang berpusat di kabupaten Sambas, Kalimantan Barat itu.
“Kami di sekolah ditanamkan nilai-nilai sosial, harus bekerja keras, jujur dan disiplin, itulah yang kami bawa hingga sekarang,” ungkap pengusaha yang mendirikan Swan Group ini pada Juli 2008.
Ada beragam acara pada malam temu alumni yang dihadiri ratusan alumni serta guru Amkur tersebut. Di antaranya laporan umum oleh ketua umum, laporan kegiatan oleh ketua panitia hingga rancangan kegiatan kepengurusan IAA ke depan. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More
Poin Penting Purbaya menilai lambatnya penyerapan anggaran K/L dan Pemda merupakan masalah klasik yang terjadi… Read More