“Acara ini bentuk kebersamaan orang-orang dari Kalimantan yang keluar setelah tamat SMP dan SMA bertemu dan kumpul lagi di Jakarta. Kita harapkan bahwa mereka bisa kembali membangun daerahnya lagi. Kalau yang lebih punya berkat bisa membantu di sana banyak sih fungsi supaya bisa bekerjasama untuk menanggung saudara-saudara di sana,” kata Benny
Selain itu tambah kakek empat orang cucu ini dia mengenal Amkur tahun 1971 dan merasakan berbagai macam bantuan sosial dari yayasan waktu itu. “Zaman 70-an itu mana ada duit, semua bantuan dari suster saya kalau tidak ada suster-suster mungkin kita tidak hidup. Kita dibantu obat-obatan dari suster dan pastor sampai di kota kecil. Jadi sekolah yang menolong orang miskin,” ungkap pendiri Barly Group ini.
Terkait program kerja, Vincent mengatakan dalam waktu dekat IAA yang dipimpinnya juga akan memberikan beasiswa berupa anak asuh kepada siswa yang kurang mampu, dan melanjutkan bakti sosial lain. Menurut pria yang menjabat dua tahun lalu semenjak IAA kembali aktif usai vakum ini. Banyak hal bermanfaat yang mereka dapatkan dari berorganisasi sebagai alumni amkur. Tanpa disadari berbagai kepentingan bisnis mereka rupanya juga dapat saling mengisi.
“Jadi ini kan kita banyak pengusaha nah dari sini kita bisa saling berdiskusi tentang bidang usaha masing-masing dan saling mengisi bekerjasama untuk kebaikan bersama,” ungkap Vincent sambil mencontohkan adanya potongan harga bagi alumni yang memiliki kartu anggota jika berbelanja di tempat usaha alumni IAA.
Yayasan Amkur berdiri sejak 1956 yang merupakan kelanjutan dari usaha para suster di bidang pendidikan pada tahun 1924. di tiap wilayah alumni yayasan yang tergabung pada IAA memiliki koordinator alumni yang tersebar di seluruh Indonesia bahkan beberapa negara. IAA memiliki kantor sekretariat pusat di Mall Season City Jl.Prof. Dr. Latumenten No. 33, Jakarta Barat. Hingga kini IAA terus melakukan konsolidasi untuk memperkuat jejaring alumni tiap angkatan yang masih belum seluruhnya terdata. (*) Akhmad Dani
Poin Penting IHSG Melemah 0,53 persen dan ditutup di level 6.989,42 dengan mayoritas saham dan… Read More
Poin Penting Krom Bank mencatat laba Rp143 miliar pada 2025, naik 16 persen yoy dari… Read More
Poin Penting: Pemerintah mengalihkan impor LPG dari Timur Tengah ke AS dan Australia untuk menjaga… Read More
Poin Penting OCTO Biz telah menjangkau lebih dari 21.000 nasabah perusahaan, dengan pertumbuhan rata-rata sekitar… Read More
Poin Penting: BI memproyeksikan permintaan rumah di Balikpapan meningkat pada 2026 seiring kelanjutan pembangunan IKN.… Read More
Poin Penting Momentum HUT ke-55 dimanfaatkan Askrindo untuk memperkuat peran dalam inklusi keuangan, dengan fokus… Read More