Jakarta – Pandemi COVID-19 yang masih melanda negeri telah memporak-porandakan pasar modal Indonesia selama dua tahun terakhir. Kendati demikian, ada kabar baik bagi masa depan capital market setelah pandemi yang perlahan-lahan mulai mereda.
Menurut Oki Ramadhana, Direktur Utama Mandiri Sekuritas, potensi capital market tahun ini dan kedepannya akan semakin baik. Salah satu penyebabnya adalah animo investor asing yang sudah kembali lagi ke Indonesia. Saat ini, investor asing yang sebelumnya keluar dari Indonesia, sudah menanamkan modalnya kembali di bursa saham Indonesia.
“Jadi potensi capital market kita akan membaik tahun ini. Dan IPO yang akan terjadi tahun ini juga banyak sekali. Ini juga menjadi potensi” katanya, dalam Konferensi Pers Pre Event Mandiri Investment Forum 2022, secara virtual, Selasa, 25 Januari 2022.
Sementara itu, Panji Irawan, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri menjelaskan, foreign direct investment, bons, stock investment, dan instrument bank (deposito) adalah sektor-sektor yang potensial bagi investor tahun ini. Namun, secara lebih spesifik, ia merekomendasikan investor untuk masuk ke sektor mineral, bahan baku elektrik dan energi.
“Kalau mau masuk tahun ini ke sektor mineral, bahan baku elektrik seperti baterai, dan energi. Sektor keuangan, banking, insurance juga terbuka. Kinerja perbankan juga bisa terlihat baik. Itu pilihan terbuka bagi investor untuk masuk,” kata Panji. (Ayu Utami)
Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More
Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More
PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More
Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More
Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More
Poin Penting Purbaya Yudhi Sadewa menilai penurunan outlook peringkat kredit Indonesia oleh Moody’s hanya bersifat… Read More