Ilustrasi: Penumpang kereta api/istimewa
Jakarta – Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat pada Oktober 2023 terjadi kenaikan jumlah penumpang pada seluruh moda transportasi angkutan.
Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik, Moh Edy mengatakan kenaikan tersebut didorong oleh beberapa faktor di antaranya, peningkatan aktivitas masyarakat terkait pekerjaan atau bisnis ke luar kota.
Kemudian, adanya penyelenggaraan MotoGP di Mandalika pada pertengahan Oktober 2023, tercermin dari penambahan penerbangan atau extra flight pada sejumlah maskapai.
Baca juga: Pengamat Soroti Minimnya Moda Transportasi bagi Warga Perumahan
“Promo tiket kereta api yang dilakukan PT KAI turut mendorong peningkatan jumlah penumpang kereta api. Serta, jumlah hari kerja yang lebih banyak di Oktober 2023 juga menyebabkan jumlah penumpang menjadi lebih banyak,” ujar Moh Edy dalam Rilis BPS, Jumat 1 Desember 2023.
Dia merinci, jumlah penumpang angkutan udara domestik mengalami kenaikan sebesar 5,38 persen secara bulanan (mtm) dan naik 15,54 persen secara tahunan (yoy), atau sebanyak 5,28 juta penumpang.
Baca juga: Konektivitas Transportasi Bikin Sektor Properti Makin Menggeliat
Sementara, jumlah penumpang angkutan udara internasional mencapai 1,45 juta penumpang, naik 0,78 persen mtm dan 47,42 persen yoy. Kemudian, untuk angkutan laut domestik naik sebesar 1,86 persen mtm dan 12,38 yoy, menjadi 1,66 juta penumpang.
Untuk moda transportasi angkutan kereta api mengalami kenaikan 6,57 persen mtm dan 21,65 persen yoy, dengan jumlah penumpang sebanyak 33,59 juta. (*)
Editor: Galih Pratama
BSN bersinergi dengan Forum Wartawan BSN menggelar kegiatan sosial bertajuk “Ramadan Berkah, Sinergi BSN dan… Read More
Program CSR mudik bersama ini diikuti oleh sekitar 400 peserta sebagai bentuk dukungan pemerintah dan… Read More
Poin Penting PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk tengah mengakselerasi transformasi besar-besaran di lini operasionalnya… Read More
Poin Penting PT Bank Aladin Syariah Tbk bekerja sama dengan financial planner Ayu Sara Herlia… Read More
Poin Penting Industri asuransi jiwa telah menyalurkan klaim sekitar Rp2,6 miliar kepada korban bencana di… Read More
Poin Penting AAJI mencatat industri asuransi jiwa mencatat total investasi Rp590,54 triliun pada 2025, naik… Read More