kolaborasi internasional
Jakarta – JPMorgan Chase kembali melakukan inovasi pada sistem bisnis perbankannya. Perusahaan mengganti core bankingnya dengan Vault, sistem cloud modern yang didirikan oleh Thought System.
Sistem ini didirikan tahun 2014 oleh mantan insinyur Google, Paul Taylor. Perusahaan menggelontorkan sebesar $125 juta yang diperoleh melalui peningkatan ekuitas selama tahun 2021.
JPMorgan Chase menilai langkah ini dilakukan untuk beralih dari sistem yang lama ke platform universal yang lebih lancar, di mana semua produk perbankan beroperasi pada satu sistem secara real-time.
“Kami senang bekerja sama dengan Thought Machine. Core Banking, Vault yang mereka buat memungkinkan kami untuk memanfaatkan cloud sepenuhnya,” ujar Rohan Amin, JPMorgan Chase Chief Information Officer, seperti dikutip 21 Desember 2021.
Sementara itu, Paul Taylor, CEO dan pendiri Thought Machine mengungkapkan JPMorgan Chase saat ini mewakili salah satu lembaga keuangan paling ambisius dan kuat di dunia. Kerja sama ini menjadi tanda bahwa teknologi cloud native core banking adalah masa depan untuk layanan keuangan. (*)
Editor: Rezkiana Np
Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More
Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More
Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More
Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More
Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More
Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More