Nasional

Jokowi : Manfaatkan Momentum Pertumbuhan Ekonomi

Jakarta- Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengimbau kepada seluruh pemangku kebijakan untuk dapat memanfaatkan momentum positif pertumbuhan ekonomi dalam membuat kebijakan pada tahun mendatang.

“Momentum yang ada ini harus betul betul kita ambil manfaatnya, karena dalam tiga tahun ini banyak sekali lompatan yang kita alami salahsatunya adanya pengakuan lembaga rating dunia internasional kepada Indonesia ini sebuah momentum untuk mengambil kebijakan kedepan,” ungkap Jokowi pada Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2017, di Jakarta Convention Center (JCC) Jakarta, Selasa 28 November 2017.

Adanya pemberian rating yang positif dari lembaga rating Moody’s, Standard and Poor’s dan Fitch Rating dinilai dapat menjadi momentum yang positif untuk dapat terus meningkat perekonomian nasional. Terlebih bank dunia juga telah meningkatkan posisi kemudahan berbisnis di Indonesia atau Ease of Doing Business (EoDB) Indonesia.

“EoDB dari bank dunia edisi 2017 meningkat 106 ke 91 dan pada edisi 2018 naik menjadi posisi 72 dalam dua tahun loncat 34 posisi ini cepat sekali,” tambah Jokowi.

Selain itu, angka pertumbuhan ekonomi pada kuartal ketiga tahun ini yang ditopang oleh sektor ekspor dan investasi dinilai Jokowi sebagai salah satu momentum untuk membenahi kebijakan investasi kedepan. Jokowi mengaku, pihaknya di Pemerintahan juga terus melakukan reformasi regulasi guna semakin memudahkan para investor.

“Pertumbuhan ekonomi kuartal tiga ditopang oleh sektor ekspor yang tumbuh 17 persen serta diikuti investasi yang tumbuh 7,11 persen. Angka ini harus kita pakai dalam membuat kebijakan sehingga betul betul tepat,” tukas Jokowi. (*)

Suheriadi

Recent Posts

IHSG Dibuka Menguat 0,25 Persen ke Posisi 9.098

Poin Penting IHSG dibuka menguat 0,25 persen ke level 9.098,03 pada perdagangan 19 Januari 2026,… Read More

41 mins ago

Cek Harga Emas Hari Ini: Galeri24 dan UBS Kompak Stagnan, Antam Meroket

Poin Penting Harga emas Galeri24 dan UBS di Pegadaian stagnan pada Senin, 19 Januari 2026,… Read More

59 mins ago

Keris-keris “Keramat” Para Petinggi, dari Eksekutif Keuangan Sampai Presiden

KERIS adalah senjata tajam mematikan yang dihormati. Karena begitu istimewanya, keris juga disebut sebagai tosan… Read More

1 hour ago

Rupiah Dibuka Melemah Buntut Ketegangan Politik di The Fed

Poin Penting Rupiah melemah tipis pada awal perdagangan Senin (19/1/2026) ke level Rp16.891 per dolar… Read More

2 hours ago

IHSG Pekan Ini Berpotensi Menguat, Investor Cermati Sentimen Berikut

Poin Penting Secara teknikal, indikator MACD dan Stochastic RSI mendukung penguatan IHSG dengan potensi menguji… Read More

2 hours ago

Kasus Kredit Macet Sritex, Bukan Kerugian Negara Melainkan Sengketa Perdata yang Dipidanakan

Oleh Mikail Mo, Director Research dari The Asian Institute for Law, Economic and Capital Market… Read More

5 hours ago