“Kita juga harus sadar bahwa apapun yang namanya negara-negara Asia, ini adalah kompetitor kita, adalah pesaing kita dalam mendapatkan investasi, dalam mendapatkan arus modal masuk,” ucapnya.
Menurutnya, dalam ke depan, pertarungan global yang akan dihadapi oleh Indonesia ada dalam 3 (tiga) lingkup. Pertama, yaitu memperebutkan energi, pangan dan air. Ketiga hal ini, sesungguhnya Indonesia memiliki potensi, namun belum bisa dikelola dengan baik.
(Baca juga : OJK Apresiasi Kinerja 2 Tahun Pemerintahan Jokowi-JK)
“Tiga-tiganya sebetulnya kita memiliki potensi. Tiga-tiganya sebetulnya kita memiliki kekuatan. Tetapi belum dimanage, belum dikelola dengan baik,” tutup Jokowi. (*)
Editor: Paulus Yogga
Page: 1 2
Poin Penting Pemerintah resmi menghentikan subsidi motor listrik pada 2026, melanjutkan kebijakan tanpa insentif sejak… Read More
Poin Penting OJK mencatat jumlah polis asuransi kesehatan mencapai sekitar 21 juta, sebagai bagian dari… Read More
Poin Penting OJK menyoroti indikasi proyek fiktif di fintech lending dan menegaskan praktik fraud akan… Read More
Poin Penting Risiko banjir dan bencana meningkat, mendorong pentingnya proteksi aset sejak dini melalui asuransi… Read More
Poin Penting OJK menargetkan aset asuransi tumbuh 5-7 persen pada 2026, seiring optimisme kinerja sektor… Read More
Poin Penting OJK memproyeksikan kredit perbankan 2026 tumbuh 10–12 persen, lebih tinggi dibanding target 2025… Read More