Jakarta–Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengapresiasi langkah Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) yang telah berhasil mempersingkat perizinan pengurusan atau bangun rumah bersubsidi menjadi hanya 6 jam dari sebelumnya 14 hari kerja.
“Saya kira sudah kuno kalau izin itu sampai berbulan-bulan. Itu sudah tidak zamannya. Sulit injak sini injak sana urus izin. Saya tahu itu memang tidak mudah,” ujar Jokowi di Jakarta, Jumat, 11 Agustus 2017.
Selain itu, dirinya juga mengapresiasi, apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah (pemda) yang telah ikut mendukung program sejuta rumah ini. Dengan sistem perizinan yang singkat, diharapkan akan mendorong terealisasinya Program Sejuta Rumah.
“Saya sangat menghargai apa yang sudah dilakukan gubernur dan walikota dalam mempercepat pembangunan perumahan dengan memberikan izin secepat-cepatnya kepada pengembang di provinsi kabupaten kota dan di daerah,” ucap Jokowi.
Lebih lanjut dirinya meminta kepada Gubernur dan Walikota untuk dapat berkontribusi terhadap perekonomian nasional. Salah satunya dengan menggerakkan pembangunan infrastruktur di derah. Dengan demikian, perekonomian nasional akan ikut bergerak dan tertopang. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More
Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More
Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More
Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More
Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More