Poin Penting
- IHSG dibuka melemah 0,21 persen ke level 6.957,28 menjelang rilis data pertumbuhan ekonomi kuartal I 2026, dengan 148 saham turun, 224 naik, dan 261 stagnan
- Aktivitas perdagangan tercatat 889,08 juta saham dengan nilai transaksi Rp253,64 miliar dan frekuensi 61 ribu kali
- IHSG diproyeksikan bergerak di kisaran 6.900–7.100, dipengaruhi sentimen global negatif dari pelemahan Wall Street serta faktor geopolitik di Timur Tengah.
Jakarta – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan hari ini dibuka melemah ke level 6.957,28 atau turun 0,21 persen menjelang pengumuman pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal I 2026.
Berdasarkan statistik RTI Business pada perdagangan pasar saham hari ini, sebanyak 889,08 juta saham diperdagangkan, dengan frekuensi perpindahan tangan sebanyak 61 ribu kali, serta total nilai transaksi mencapai Rp253,64 miliar.
Kemudian, tercatat terdapat 148 saham terkoreksi, 224 saham menguat dan 261 saham tetap tidak berubah.
Baca juga: IHSG Diperkirakan Bergerak Konsolidasi di Rentang 6.900-7.100
Sebelumnya, Investment Specialist Korea Investment and Sekuritas Indonesia (KISI), Ahmad Faris Mu’tashim, melihat IHSG pada hari ini diproyeksikan masih akan bergerak pada rentang level 6.900-7.100.
“Pada hari ini, IHSG diproyeksikan bergerak dalam rentang 6.900-7.100,” ucapnya dalam risetnya di Jakarta, 5 Mei 2026.
Diketahui, pada perdagangan kemarin IHSG ditutup menguat 0,22 persen, dengan sektor konsumer siklikal menjadi penopang indeks dengan menguat 2,53 persen. Sedangkan, sektor kesehatan menjadi pemberat dengan pelemahan 1,63 persen.
Sementara dari global, Wall Street tersungkur dengan indeks S&P 500 turun dari rekor tertinggi, setelah sebuah kapal Korea Selatan terkena ledakan di Selat Hormuz dan Teheran menunjukkan cengkeramannya pada minyak Timur Tengah, yang meredam optimisme tentang laporan pendapatan kuartal pertama yang kuat.
Baca juga: Intip Gerak Saham Bank Indeks INFOBANK15 di Tengah Pelemahan IHSG
Penurunan itu juga terjadi pada indeks S&P500 yang melemah 0,41 persen, lalu Nasdaq merosot 0,19 persen, dan disusul Dow Jones yang turun sebanyak 1,13 persen.
Adapun, KISI merekomendasikan trading idea hari ini, antara lain:
- ISAT (Trading Buy) Entry Price: 2030-2080 Target Price: 2150, 2200 SL: if closed <1950
- PNLF (Trading Buy) Entry Price: 246-252 Target Price: 260, 266 SL if closed <240. (*)
Editor: Galih Pratama


