COVID-19 Update

Jawa Barat Butuh 15 Juta Dosis Vaksin

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim jumlah vaksin Covid-19 yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) merupakan yang terbanyak di tanah air. Hal itu disampaikan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Jumat (27/8/2021) malam.

“Total vaksin Covid-19 Jabar itu lebih besar dari jumlah provinsi lain ya,” ujarnya tanpa mengelaborasi jumlah vaksin yang diberikan kepada Jabar.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan jumlah vaksin yang diberikan kepada Jabar tidak proporsional dengan jumlah penduduk. Hal itu disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, beberapa hari lalu.

Kang Emil bilang kalau vaksinasi Covid-19 di provinsi itu sudah di atas 200 ribu dosis/per hari. Jumlah itu di atas DKI Jakarta yang per kemarin menyuntikkan lebih dari 140 ribu dosis per hari.

“Jadi saya sampaikan ke mana-mana, tolong Jawa Barat dikasih vaksinnya seperti jumlah penduduknya. Kami itu butuh 15 juta dosis per bulan supaya kami bisa menyuntikkan 400 ribu dosis per hari kalau Desember mau selesai,” lanjutnya.

Untuk informasi alokasi penerimaan vaksin terkini berdasarkan data Kemenkes tercatat Jawa Timur paling tinggi yakni 14,67 juta, disusul DKI Jakarta yang mencapai 13,82 juta sementara Jabar hanya 13,52 juta.

Lebih lanjut, Siti Nadia pun menjawab pertanyaan perihal permintaan Kang Emil agar Pemprov Jabar diberi kebijakan mengatur vaksin Covid-19 untuk kabupaten/kota.

“Sesuai surat edaran Dirjen P2P justru provinsi memiliki kewenangan untuk mengatur alokasi dari kabupaten/kota. Bahkan kalau ada kabupaten/kota yang stoknya lebih maka provinsi dapat merealokasi ke kabupaten/kota yang kurang,” ujarnya. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Transaksi MADINA Bank Muamalat Tembus Rp. 48 triliun pada akhir 2025.

Bank Muamalat Indonesia mencatat kinerja yang solid untuk layanan cash management system bernama Muamalat Digital… Read More

16 mins ago

Sejak 1976, BTN Salurkan KPR Rp530 Triliun untuk 6 Juta Rumah

Poin Penting BTN telah menyalurkan 6 juta unit KPR sejak 1976 hingga April 2026 dengan… Read More

1 hour ago

ALTO Luncurkan ASKARA Connect dan Collab, Perkuat Pengelolaan Transaksi Digital

Poin Penting ALTO luncurkan ASKARA Connect dan ASKARA Collab untuk mengintegrasikan pemantauan, pengelolaan, dan analisis… Read More

1 hour ago

BTN Targetkan Penyaluran KPR Capai 400 Ribu Unit per Tahun

Poin Penting optimistis pertumbuhan KPR tetap positif dalam 3–5 tahun ke depan, dengan target peningkatan… Read More

1 hour ago

ALTO Network Proses 30 Juta Transaksi Harian, QRIS jadi Kontributor Terbesar

Poin Penting ALTO Network memproses ~30 juta transaksi per hari hingga Maret 2026, dengan kontribusi… Read More

2 hours ago

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

4 hours ago