Jawa Barat Butuh 15 Juta Dosis Vaksin

Jawa Barat Butuh 15 Juta Dosis Vaksin

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on email
Share on linkedin

Jakarta – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengklaim jumlah vaksin Covid-19 yang diberikan kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Jabar) merupakan yang terbanyak di tanah air. Hal itu disampaikan Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi, Jumat (27/8/2021) malam.

“Total vaksin Covid-19 Jabar itu lebih besar dari jumlah provinsi lain ya,” ujarnya tanpa mengelaborasi jumlah vaksin yang diberikan kepada Jabar.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengungkapkan jumlah vaksin yang diberikan kepada Jabar tidak proporsional dengan jumlah penduduk. Hal itu disampaikan Kang Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, beberapa hari lalu.

Kang Emil bilang kalau vaksinasi Covid-19 di provinsi itu sudah di atas 200 ribu dosis/per hari. Jumlah itu di atas DKI Jakarta yang per kemarin menyuntikkan lebih dari 140 ribu dosis per hari.

“Jadi saya sampaikan ke mana-mana, tolong Jawa Barat dikasih vaksinnya seperti jumlah penduduknya. Kami itu butuh 15 juta dosis per bulan supaya kami bisa menyuntikkan 400 ribu dosis per hari kalau Desember mau selesai,” lanjutnya.

Untuk informasi alokasi penerimaan vaksin terkini berdasarkan data Kemenkes tercatat Jawa Timur paling tinggi yakni 14,67 juta, disusul DKI Jakarta yang mencapai 13,82 juta sementara Jabar hanya 13,52 juta.

Lebih lanjut, Siti Nadia pun menjawab pertanyaan perihal permintaan Kang Emil agar Pemprov Jabar diberi kebijakan mengatur vaksin Covid-19 untuk kabupaten/kota.

“Sesuai surat edaran Dirjen P2P justru provinsi memiliki kewenangan untuk mengatur alokasi dari kabupaten/kota. Bahkan kalau ada kabupaten/kota yang stoknya lebih maka provinsi dapat merealokasi ke kabupaten/kota yang kurang,” ujarnya. (*)

Related Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published.

Berita Pilihan

Segera Daftarkan Diri Anda Menjadi Kontributor di

Silahkan isi Form di bawah ini

[ultimatemember form_id=”1287″]