News Update

Jangan Salah Kaprah, Ini Perbedaan Karakteristik Mata Uang Fiat dan Bitcoin

Jakarta – Aset kripto Bitcoin terus mencuri perhatian masyarakat dengan kenaikan harga yang signifikan di awal 2025. Namun masih terdapat miskonsepsi di masyarakat tentang apa perbedaan antara mata uang kripto Bitcoin dengan mata uang fiat.

Mata uang fiat merupakan resmi yang diterbitkan oleh pemerintah atau bank sentral, seperti rupiah di Indonesia atau dolar Amerika Serikat (AS). Nilainya ditentukan oleh kepercayaan masyarakat dan otoritas yang mengaturnya. 

Sebaliknya, Bitcoin adalah mata uang digital yang tidak dikendalikan oleh otoritas mana pun dan hanya tersedia dalam bentuk digital melalui jaringan blockchain.

Baca juga: CFX Catat Transaksi Derivatif Kripto Tembus Rp24,95 Triliun di Mei 2025

Karakteristik Bitcoin

Melansir dari Pintu Academy, Bitcoin memiliki karakteristik berbeda dengan mata uang fiat, di antaranya:

  1. Tahan Lama: Bitcoin disimpan secara digital, membuatnya hampir tidak mungkin rusak.
  2. Mudah Dipindahkan: Bitcoin dapat dipindahkan secara global dalam hitungan menit, tanpa perlu untuk pemindahan fisik yang mahal dan rumit.
  3. Dapat Diverifikasi: Verifikasi kepemilikan Bitcoin dapat dilakukan dengan kepastian matematika melalui kriptografi.
  4. Dapat Dipecah: Bitcoin dapat dibagi hingga 1/100 juta (satoshi) yang memungkinkan transaksi dalam jumlah kecil dengan mudah.
  5. Langka: Suplai Bitcoin terbatas hanya ada 21 juta, menjadikannya sumber yang langka dan berpotensi meningkatkan nilainya dalam jangka panjang.
  6. Tidak Dapat Disensor: Transaksi Bitcoin dapat dilakukan tanpa memerlukan persetujuan dari pihak ketiga, memberikan tingkat kebebasan finansial yang lebih tinggi.

Karakteristik Uang Fiat

Ada beberapa kelebihan dari uang fiat. Pertama, uang fiat dapat diterima secara luas oleh masyarakat untuk membeli semua jenis produk. Kedua, bentuk fisiknya juga lebih praktis, karena kertas bisa dengan mudah disimpan.

Di sisi lain, uang fiat punya karakteristik yang sangat rentan terhadap inflasi, daya belinya terhadap produk atau jasa bisa saja jatuh dalam jangka waktu singkat.

Bank sentral yang berperan sebagai pemasok tunggal menimbulkan potensi monopoli pasokan. Jika bank sentral terlalu banyak mencetak uang, maka akan terjadi hiperinflasi, dan menyebabkan nilai uang fiat tidak berharga.

Baca juga: Produk Derivatif Kripto Makin Diminati, Trader Baru Pintu Pro Future Meroket 340 Persen

Di era digital saat ini, Bitcoin menawarkan sejumlah keunggulan yang menjadikannya pilihan menarik sebagai alat penyimpan nilai, meskipun dengan volatilitas harga yang masih menjadi perhatian.

Dengan kemampuan untuk memenuhi dan melampaui beberapa kriteria utama uang ideal, Bitcoin menunjukkan potensi sebagai solusi inovatif untuk kekurangan yang ada pada uang fiat, memberikan alternatif bagi masyarakat untuk menyimpan nilai sesuai dengan kebutuhan mereka di era digital. (*)

Galih Pratama

Berkecimpung di industri media sejak 2014. Saat ini di infobanknews.com bertugas menulis dan menyunting artikel yang berkaitan dengan isu ekonomi, perbankan, pasar modal hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

Geopolitik Perdamaian 2026

Oleh Muhammad Edhie Purnawan, Staf Pengajar FEB UGM dan Ketua Bidang International Affairs PP ISEI… Read More

18 mins ago

Beli Sukuk Ritel SR024 Pakai wondr by BNI Bisa Dapat Cash Back Sampai Rp29 Juta

Poin Penting BNI menyediakan pembelian Sukuk Ritel SR024 melalui aplikasi wondr by BNI dengan cashback… Read More

1 hour ago

BNI Ajak Masyarakat Rencanakan Keuangan di Ramadan lewat Fitur Growth wondr

Poin Penting BNI mengajak masyarakat merencanakan keuangan selama Ramadan melalui fitur Growth di aplikasi wondr… Read More

1 hour ago

Tugu Insurance Gandakan Donasi untuk Penyintas Disabilitas Korban Kecelakaan

Poin Penting Tugu Insurance mengajak masyarakat berdonasi untuk membantu penyintas kecelakaan lalu lintas yang mengalami… Read More

2 hours ago

Cermati Fintech Group Adakan Mudik Bersama

Cermati Fintech Group menggelar program mudik gratis #MAUDIKBersama sebagai bagian dari inisiatif tanggung jawab sosial… Read More

18 hours ago

Pemenang Anugerah Jurnalistik & Foto BTN 2026

Dari 1.050 karya yang dikirimkan pada Anugerah Jurnalistik dan Foto BTN 2026 terpilih 6 pemenang… Read More

18 hours ago