Jakarta – PT Jamkrindo sudah menjamin sebanyak 978 Ribu usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dalam penjaminan kredit modal kerja (KMK) hingga April 2021. Penjaminan ini merupakan bagian dari program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang diluncurkan sejak Juli 2020 lalu.
“Dalam masa pandemi, Jamkrindo sangat mendukung program penjaminan PEN dengan harapan semakin banyak pelaku UMKM yang mendapat akses pendanaan,” ujar Suwarsito, Direktur Bisnis Jamkrindo pada webinar yang digelar oleh Infobank dengan tema Unlocking The Power of SMEs “Membangun Ekosistem dan Akses Keuangan Bagi UMKM”, 6 Mei 2021.
Kemudian pada periode yang sama, program penjaminan KMK PEN ini sudah menyerap tenaga kerja sebanyak 1,1 juta orang dan jumlah plafon mencapai Rp15,14 miliar. Imbal Jasa Penjaminan yang didapat juga mencapai Rp1,99 miliar.
Seperti diketahui, skema penjaminan KMK UMKM telah diatur melalui PMK 71/2020, tentang Tatacara Penjaminan Pemerintah melalui Badan Usaha Penjaminan yang Ditunjuk Dalam Rangka Pelaksanaan Program PEN. Jamkrindo ditunjuk oleh pemerintah sebagai salah satu badan usaha penjaminan program PEN.
Adapun kriteria penerima jaminan dari perbankan yaitu harus memiliki reputasi yang baik, seperti memenuhi kriteria UMKM, tidak masuk daftar hitam, dan tidak memiliki pinjaman NPL. Selain itu, coverage penjaminan yang ditanggung maksimal hingga 80% dan program penjaminan ini tersedia hingga November 2020. (*) Evan Yulian Philaret
Editor: Rezkiana Np
Poin Penting Bank Indonesia (BI) menambah kuota dan memajukan jadwal pemesanan tukar uang tahap kedua… Read More
Poin Penting PT Kereta Api Indonesia Daop 6 Yogyakarta memastikan diskon 30% tiket KA Lebaran… Read More
Poin Penting Menkop menargetkan percepatan pembangunan 30.336 Kopdes Merah Putih untuk memperkuat ekonomi desa dan… Read More
Poin Penting Bank Jambi menjamin mengganti penuh dana nasabah yang hilang jika audit membuktikan ada… Read More
Poin Penting JPMorgan Chase menutup rekening Donald Trump dan bisnisnya pada Februari 2021, sekitar sebulan… Read More
Poin Penting Dalam FGD yang digelar Nusantara Impact Center, Wijayanto Samirin menegaskan risiko bisnis tidak… Read More