Jakarta–Perum Jamkrindo menjalin kerja sama dengan perusahaan penjaminan asal Malaysia Credit Guarantee Corporation Malaysia Berhard (CGCMB). Ini dilakukan sebagai bagian dari membangun inisiatif lintas Negara guna mendukung kegiatan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengakses pasar lokal dan internasional.
Kerja sama kedua belah pihak ini ditandai dengan kunjungan sejumlah delegasi CGCMB yang diwakili oleh sejumlah direksi yakni Teoh Kok Lin, Mohammed Rashdi bin Muhammed Ghazali sebagai Non-Executive Direction, Leong Weng Choong (Chief Business Officer), Jenny Hoh Chiew Moi (Vice President), Puvana Vighnesvaran (Assistant Vice President) dan Farah Farhana (Executive) ke Kantor Perum Jamkrindo, Selasa, 4 April 2017.
Dirut Perum Jamkrindo, Diding S. Anwar saat menerima kunjungan delegasi tersebut menyampaikan, bahwa Perum Jamkrindo menyambut baik kunjungan CGCMB sebagai kolega dalam ACSIC (Asian Credit Supplementation Institutions Confederation), dan menyambut baik peran CGCMB saat ini sebagai Developmental Partner dalam program CGC Development Program sejak 2016, untuk mendukung UMKM mengakses pasar lokal dan internasional.
Lebih lanjut, kata Diding, bahwa Perum Jamkrindo juga menyambut baik upaya CGCMB saat ini yang sedang membangun inisiatif lintas Negara (cross border initiatives), sebagaimana disampaikan dalam Konferensi ACSIC ke-29 di Thailand tahun lalu melalui Business Matching di lingkungan ASEAN, Cross Border Advisory Services dan Cross Border Guarantee. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Oleh Tim Infobank SEMARANG, sebuah ruang pengadilan menjadi panggung sebuah drama yang memilukan sekaligus mengusik… Read More
Poin Penting OJK optimistis premi asuransi tumbuh pada 2026 seiring membaiknya konsolidasi industri dan penguatan… Read More
Poin Penting Presiden Prabowo memerintahkan reformasi pasar modal setelah IHSG sempat turun ke level 7.800-an… Read More
Poin Penting OJK menargetkan pertumbuhan kredit perbankan 10-12 persen pada 2026, dengan proyeksi pertumbuhan dana… Read More
Poin Penting Kerusakan atau hang perangkat operasional seperti aplikasi kasir bisa menyebabkan gangguan bisnis serius… Read More
Poin Penting Ekonomi Indonesia tumbuh 5,11% (yoy) pada kuartal IV 2025, tertinggi dalam empat kuartal… Read More