News Update

Jamkrindo Bukukan Laba Rp621 Miliar

Jakarta–Perusahaan Umum Jaminan Kredit Indonesia (Perum Jamkrindo) membukukan perolehan laba sebesar Rp621 miliar sampai akhir November tahun ini. Menurut direksi perusahaan, pencapain tersebut meningkat 17,61% dari bulan yang sama tahun lalu sebesar Rp528 miliar.

Diding S. Anwar, Direktur Utama Perum Jamkrindo, mengatakan, pendukung utama perolehan laba tersebut adalah membaiknya kinerja perusahaan. Salah satunya adalah pencapaian total penjaminan yang sudah melebihi target tahun 2016.

“Volume penjaminan konsolidasi sudah mencapai Rp122,5 triliun. Sedangkan target penjaminan sepanjang tahun 2016 sebesar Rp115 triliun. Ini kami dapatkan berkat pelayanan prima yang kami lakukan terutama dengan mitra kami, baik dari perbankan maupun nonbank,” jelasnya pada paparan kinerja perusahaan di kantornya. (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2

Paulus Yoga

Recent Posts

OJK Tunjuk Bank Kalsel Jadi Bank Devisa, Potensi Transaksi Rp400 Triliun

Poin Penting OJK menunjuk Bank Kalsel sebagai Bank Devisa sejak 31 Desember 2025 dengan masa… Read More

14 hours ago

Riset Kampus Didorong Jadi Mesin Industri, Prabowo Siapkan Dana Rp4 Triliun

Poin Penting Presiden Prabowo mendorong riset kampus berorientasi hilirisasi dan industri nasional untuk meningkatkan pendapatan… Read More

14 hours ago

Peluncuran Produk Asuransi Heritage+

PT Asuransi Jiwa BCA (BCA Life) berkolaborasi dengan PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menghadirkan… Read More

14 hours ago

DPR Desak OJK Bertindak Cepat Cegah Korban Baru di Kasus DSI

Poin Penting Pengawasan OJK disorot DPR karena platform Dana Syariah Indonesia (DSI) masih dapat diakses… Read More

14 hours ago

Penyerahan Sertifikat Greenship Gold Gedung UOB Plaza

UOB Plaza yang berlokasi di distrik bisnis Jakarta, telah menerima sertifikat dan plakat GREENSHIP Existing… Read More

18 hours ago

BSI Catat Pembiayaan UMKM Tembus Rp51,78 Triliun per November 2025

Poin Penting Pembiayaan UMKM BSI tembus Rp51,78 triliun hingga November 2025, dengan Rasio Pembiayaan Inklusif… Read More

21 hours ago