Ekonomi dan Bisnis

Jaga Ekosistem Pangan, Rajawali Nusindo Distribusikan Produk Pangan di Seluruh Indonesia

Jakarta – PT Rajawali Nusindo Member of ID FOOD berkomitmen dalam memajukan pangan Indonesia melalui distribusi pangan di 43 cabang yang tersebar di 34 provinsi di Indonesia untuk kebutuhan masyarakat yang berkualitas dan terjangkau.

Direktur Utama PT Rajawali Nusindo, Iskak Putra, mengatakan bahwa dukungan komitmen tersebut ditunjukan melalui perkuatan ekosistem pangan nasional dalam pendistribusian pangan, salah satunya dalam menjaga ketersediaan pangan untuk komoditas minyak goreng yang sudah didistribusikan sekitar 63 ribu ton ke seluruh Indonesia di tahun 2022.

“Selama tahun 2022 Rajawali Nusindo telah mendistribusikan Beras Rania Premium sebanyak 512 ton, Gula Bulk 8 ribu ton, Gula Kemasan 5 ribu ton, Minyak Goreng curah 51 ribu ton, Minyak Goreng Kemasan 12 ribu ton. Selain itu, distribusi Garam 250 ton, Margarine 41 ton dan Tepung Terigu sebanyak 46 ton,” ucap Iskak dikutip, 20 Januari 2023.

Tidak hanya itu, Iskak juga menyebutkan di tahun 2022 perusahaan telah berhasil melakukan penjualan sebesar Rp4,69 triliun dari Rp4,2 triliun meningkat dibanding tahun sebelumnya. Penjualan tersebut terdiri dari 53,36% food dan 46,6% non-food.

“Rajawali Nusindo juga memperluas distribusinya melalui channel MTKA (Modern Market Key Account) dan MTI (Modern Trade Independent) seperti supermarket dan minimarket dengan total coverage sebanyak 33 ribu outlet di seluruh Indonesia pada tahun 2022,” imbuhnya.

Kemudian, Rajawali Nusindo juga menjalin kerja sama dengan berbagai toko grosir, toko retail, pedagang tradisional untuk melakukan proses penyaluran produk pangan tersebut. Hal tersebut sejalan dengan arahan Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir dalam upaya menjamin ketersediaan pangan domestik.

“Sebagai anak perusahaan dari BUMN Pangan ID FOOD, Rajawali Nusindo siap memasok bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat termasuk pemenuhan produk melalui distribusi di beberapa titik wilayah Indonesia,” ujar Iskak.

Adapun, sebagai bagian dari ID FOOD, Rajawali Nusindo terus berupaya memajukan pangan Indonesia melalui berbagai transformasi dan inovasi dari hulu hingga hilir melalui segmen penjualan e-commerce Nushinushi.id.

Sepanjang tahun 2022, Nushinushi.id telah melakukan 19 ribu transaksi dimana meningkat 231% dari tahun sebelumnya, serta berperan sebagai alat untuk memperkuat bisnis di bidang klaster pangan, dalam hal mendukung ketahanan pangan nasional. (*)

Editor: Rezkiana Nisaputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

4 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

7 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

7 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

7 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

9 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

9 hours ago