Ekonomi dan Bisnis

Jaga Data Medis Aman, DeBio Network Gandeng KILT Protocol

Jakarta – DeBio Network dan KILT Protocol pada 6 Mei 2021 kemarin mengumumkan kolaborasi untuk memasukkan Kredensial KILT ke dalam platform DeBio Network yang mengutamakan anonimitas untuk data medis dan bioinformatika.

KILT akan berfungsi sebagai dasar dari infrastruktur akreditasi, yang memungkinkan laboratorium dan fasilitas biomedis untuk menanamkan kredensial pada hasil tes medis, hasil perunutan genom, dan kolaborasi antar lab.

DeBio Network, sebelumnya dikenal sebagai Degenics, sedang membangun platform terdesentralisasi yang akan memberikan sinergi antara organisasi medis dan bioinformatika sambil menjamin anonimitas dan kedaulatan pengguna di seluruh jalur data biomedis.

Platform ini didukung oleh teknologi blockchain, dengan fokus tambahan pada komputasi privasi R&D untuk memaksimalkan privasi pengguna dan data.

“DeBio Network dirancang untuk mencegah penyalahgunaan data genetik, pelanggaran privasi dan keamanan, dan praktik penjualan data genetik tanpa persetujuan. Kami menerapkan teknologi transformatif – kerangka kerja blockchain Substrate, protokol identitas KILT dan penyimpanan desentralisasi IPFS – untuk memenuhi misi ini,” kata Pandu Sastrowardoyo, penggagas DeBio Network, Senin, 17 Mei 2021.

Setelah membangun prototipe di Ethereum, DeBio Network beralih ke Substrate untuk mendapatkan keuntungan dari integrasinya yang mulus dengan Polkadot, protokol yang dapat diskalakan dan dapat dioperasikan. DeBio Network bertujuan untuk meluncurkan Polkadot parachain akhir tahun ini dan bermaksud untuk bermitra dengan beberapa proyek ekosistem Polkadot termasuk KILT.

KILT adalah protokol blockchain yang memungkinkan model bisnis inovatif dan agnostik industri seputar identitas. KILT bermaksud untuk memberikan DeBio Network mekanisme untuk mengeluarkan kredensial yang dapat dibatalkan dan diverifikasi yang memastikan privasi dan keamanan data.

“Dalam membangun platform yang mengutamakan anonimitas, DeBio Network mengubah interaksi medis bagi konsumen – benar-benar pendekatan Web3, yang penting untuk mendorong digitalisasi sektor perawatan kesehatan,” kata Ingo Rübe, pendiri KILT Protocol dan CEO BOTLabs GmbH.

Persyaratan penyimpanan juga merupakan elemen penting untuk platform DeBio Network, karena beberapa file perurutan genom dapat mencapai ukuran lebih dari satu gigabit. DeBio Network menggunakan IPFS (InterPlanetary File System), protokol untuk menyimpan dan berbagi data dalam sistem file terdistribusi, untuk memenuhi kebutuhan penyimpanan dan kinerjanya.

Pada konferensi blockchain terkemuka ETHDenver pada Februari 2021, DeBio / Degenics dinobatkan sebagai pemenang Penggunaan IPFS Terbaik untuk Identitas dan juga pemenang Tujuan Pembangunan Berkelanjutan PBB (SDG) untuk pasar pengujian DNA di rumah yang sepenuhnya anonim. (*)

Dwitya Putra

Recent Posts

Purbaya Lantik 43 Pejabat Pajak dan DJA, Ini Daftar Lengkapnya

Poin Penting Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa melantik 40 pejabat eselon II di DJP dan… Read More

23 mins ago

OJK Targetkan Kredit Tumbuh 12 Persen di 2026, Begini Tanggapan Bankir

Poin Penting Pertumbuhan kredit perbankan diproyeksikan 10–12 persen, lebih tinggi dari target 2025 sebesar 9–11… Read More

2 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam Senilai USD 11,04 Juta

Poin Penting PT Asuransi Central Asia (ACA) telah membayarkan klaim sebesar USD 11,04 juta atas… Read More

4 hours ago

ACA Bayar Klaim Kerusakan Turbin PLN Batam

PT Asuransi Central Asia (ACA) membayarkan klaim senilai USD 11,04 juta kepada PT PLN Batam,… Read More

5 hours ago

Bank Mandiri Catat Fundamental Solid di 2025, Perkuat Intermediasi dan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

Bank Mandiri secara konsolidasi berhasil mencatatkan kinerja solid di sepanjang 2025 tercermin dari penyaluran kredit… Read More

5 hours ago

CIMB Niaga Bidik Transaksi Rp45 Miliar di Cathay Travel Fair 2026

Jakarta – PT Bank CIMB Niaga Tbk membidik nilai transaksi hingga Rp45 miliar dalam penyelenggaraan Cathay… Read More

5 hours ago