Headline

Isu Rush Money, Itu Subversi

oleh Eko B. Supriyanto

 

AKHIR-AKHIR ini rumor atau isu bertebaran di mana saja dan kapan saja. Media sosial telah memproduksi begitu banyak cerita dan berita. Mana yang benar dan mana yang palsu terkadang sulit dibedakan. Dan, yang paling membuat dunia perbankan dan otoritas waswas ialah isu rush money yang diembuskan setelah aksi demo damai 4 November 2016.

Dalam acara “Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2016”, sejumlah bankir yang hadir membicarakan soal kasak-kusuk rush money. Bank-bank digambarkan sudah mengalami antrean nasabah dengan gambar yang diviralkan atau menjadi bahan pembicaraan di grup-grup WhatsApp. Padahal, kenyataannya, semua yang diceritakan dan dijadikan gambar viral itu produksi rekayasa foto dengan teknologi.

Bisa ditebak. Rumor penarikan uang oleh nasabah, dan khususnya oleh kalangan tertentu, secara bersama-sama ini untuk mengacaukan perekonomian. Bank adalah darah perekonomian. Jika rumor ini menjadi kenyataan, tentu akan menimbulkan efek demino bagi bank lain. Sesehat dan sekuat apa pun suatu bank, jika dirumorkan dan diikuti oleh penarikan dana secara bersama-sama, tentu bank itu juga akan tinggal “tulang-belulang” dan akan mengajak teman-teman bank yang lain.

Likuidasi 16 bank pada 1997 adalah cerita buruk perbankan Indonesia. Saling tidak percaya terjadi. Bank-bank itu ditutup tanpa penjaminan sehingga menyeret krisis 1998/1999, yang memaksa pemerintah melakukan program penanganan bank dengan biaya rekapitalisasi Rp650 triliun. Biaya penyehatan bank itu hingga kini dan sampai dengan 2040 masih menjadi beban Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). (Bersambung ke halaman berikutnya)

Page: 1 2 3

Paulus Yoga

Recent Posts

Bank Mega Gandeng IKPI Perkuat Pemahaman Coretax ke Nasabah

Poin Penting PT Bank Mega menggandeng IKPI dan FlazzTax menggelar Seminar Coretax untuk mengedukasi nasabah… Read More

10 hours ago

40 Juta UMKM Belum Berizin, BKPM Siap Permudah Proses NIB

Poin Penting 15,2 juta NIB diterbitkan, 14,9 juta untuk usaha mikro; masih ada 40 juta… Read More

11 hours ago

Purbaya Sesuaikan Strategi Penempatan Dana di Perbankan dengan Kebijakan BI

Poin Penting Pemerintah memperpanjang penempatan Rp200 triliun di bank-bank milik negara hingga September 2026 untuk… Read More

11 hours ago

Duh! Program MBG Berpotensi Buang Uang Negara Rp1,27 Triliun per Minggu

Poin Penting Studi CELIOS menunjukkan Program MBG bisa membuang 62–125 juta porsi/minggu, merugikan negara Rp622… Read More

13 hours ago

OJK Tegaskan Tak Ada “Injury Time” Spin Off UUS Asuransi

Poin Penting OJK menegaskan tidak ada perpanjangan waktu, semua UUS asuransi wajib spin off paling… Read More

13 hours ago

Bursa Calon ADK OJK, Purbaya: Sudah Ada Kandidat Kompeten, tapi Belum Banyak

Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa ungkap sudah ada sejumlah pendaftar calon ADK OJK, terutama… Read More

13 hours ago