Pojok UMKM

ISEI Dorong Reformulasi Kebijakan UMKM Lewat Industry Matching di Bogor

Poin Penting

  • ISEI dorong kebijakan berbasis praktik lapangan melalui ISEI Industry Matching bersama Yayasan Astra untuk memperkuat skema inclusive closed-loop UMKM naik kelas.
  • Model pembinaan Yayasan Astra terbukti efektif, mencakup peningkatan manajerial, standardisasi produksi, tata kelola, hingga akses pasar dan pembiayaan, dengan PT Eran Plasindo Utama sebagai contoh sukses.
  • ISEI siapkan rekomendasi strategis untuk Sidang Pleno XXV, guna menjawab penurunan eskalasi kelas usaha dan memperkuat daya saing UMKM secara berkelanjutan.

Bogor – Penurunan eskalasi kelas usaha dalam satu dekade terakhir menjadi perhatian serius kalangan ekonom. Menjawab tantangan tersebut, Pengurus Pusat Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (PP ISEI) menggelar ISEI Industry Matching bersama Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra di PT Eran Plasindo Utama, Klapanunggal, Bogor, dalam rangkaian Road to Sidang Pleno XXV.

Kegiatan ini diarahkan untuk memperkuat formulasi kebijakan berbasis praktik lapangan, sekaligus mempertegas peran ISEI sebagai penghubung kolaborasi akademisi, bisnis, dan government (ABG).

Baca juga: ISEI Serukan Penguatan Peran Negara Hadapi Tantangan Ketidakpastian Global

Forum ini menitikberatkan pada penguatan skema inclusive closed-loop dalam pembinaan UMKM menuju UMKM naik kelas. Skema tersebut mengedepankan integrasi antara kebijakan berbasis riset, praktik bisnis teruji, serta dukungan regulasi yang adaptif dan berkelanjutan.

Acara dibuka oleh Ketua Pengurus Yayasan Astra – Yayasan Dharma Bhakti Astra, Rahmat Samulo, yang menegaskan komitmen Astra dalam membangun ekosistem UMKM melalui pembinaan terstruktur dan integrasi ke dalam rantai pasok industri.

Selanjutnya, Dr. Aviliani, Ketua Bidang Kerjasama Dalam Negeri PP ISEI, menyampaikan bahwa penguatan model kemitraan strategis menjadi krusial dalam memastikan keberlanjutan dan daya saing UMKM Indonesia.

Model Pembinaan Teruji di Lapangan

Dalam sesi pemaparan, Yayasan Astra memaparkan model pembinaan UMKM secara komprehensif. Program tersebut mencakup peningkatan kapasitas manajerial, standardisasi proses produksi, penguatan tata kelola, hingga pembukaan akses pasar dan pembiayaan.

PT Eran Plasindo Utama sebagai UMKM binaan menjadi contoh konkret keberhasilan model tersebut. Melalui integrasi ke rantai pasok industri, UMKM tidak hanya bertahan, tetapi juga mampu meningkatkan skala usaha.

Baca juga: 70 Tahun Berkontribusi, ISEI Gelar Sidang Pleno XXIV 2025 di Manado

Observasi lapangan dan diskusi strategis yang melibatkan perspektif ISEI turut menyoroti perlunya kebijakan yang lebih tepat sasaran. Data menunjukkan dalam satu dekade terakhir terjadi penurunan signifikan dari usaha mikro ke usaha mandiri, serta dari usaha menengah ke usaha mikro di berbagai provinsi. Kondisi ini mencerminkan tantangan serius dalam menjaga keberlanjutan dan eskalasi kelas usaha.

Rekomendasi Strategis Menuju Sidang Pleno XXV

Melalui ISEI Industry Matching, ISEI akan merumuskan rekomendasi kebijakan yang lebih presisi untuk mendukung UMKM naik kelas, dengan mendorong skema pembinaan yang terintegrasi, terukur, dan berbasis kebutuhan riil industri. Hasil diskusi dan temuan lapangan ini akan menjadi bagian penting dalam pembahasan dan rekomendasi strategis pada Sidang Pleno XXV ISEI.

Baca juga: Masyarakat Kelas Menengah Makin “Turun Kasta”, Ini Solusi dari ISEI

ISEI menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan gagasan konseptual, tetapi juga solusi berbasis praktik terbaik (best practices) dan kolaborasi multipihak guna memperkuat struktur ekonomi nasional yang inklusif, tangguh, dan berkelanjutan.

Kegiatan ditutup dengan buka bersama dan ramah tamah sebagai wujud penguatan jejaring serta kolaborasi lintas sektor. (*)

Yulian Saputra

Berpengalaman lebih dari 10 tahun di industri media. Saat ini bertugas sebagai editor di infobanknews.com. Sebelumnya, ia menulis berbagai isu, mulai dari politik, hukum, ekonomi, hingga olahraga.

Recent Posts

Biar Nggak Tekor, Ini Cara Atur THR dan Jaga Kesehatan saat Lebaran

Poin Penting THR menjadi momentum menata keuangan, mulai dari kewajiban, utang, tabungan, hingga perlindungan finansial.… Read More

7 hours ago

BI Tetap Siaga di Pasar Jaga Rupiah selama Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri

Poin Penting BI tetap siaga memantau rupiah selama libur Lebaran, termasuk melalui pasar offshore meski… Read More

10 hours ago

Dampak Perang Timur Tengah, BI Tarik Sinyal Penurunan Suku Bunga

Poin Penting BI tidak lagi memberi sinyal penurunan suku bunga akibat meningkatnya risiko global dari… Read More

10 hours ago

BSN Jalin Kerja Sama dengan Ekosistem Properti Syariah Indonesia

Kerjasama ini juga membuka ruang bagi pengembangan bisnis terutama inisiatf mendukung program pemerintah dalam pengembangan… Read More

10 hours ago

Porsi Pembiayaan Meningkat, Maybank Indonesia Perkuat Pembiayaan SME Syariah

Poin Penting PT Bank Maybank Indonesia Tbk memperkuat pembiayaan SME syariah sebagai pilar utama pengembangan… Read More

12 hours ago

Libur Panjang Nyepi dan Idul Fitri, Tarif LRT Jabodebek Dipatok Maksimal Rp10.000

Poin Penting PT Kereta Api Indonesia (Persero) menetapkan tarif maksimal LRT Jabodebek sebesar Rp10.000 selama… Read More

13 hours ago