Ilustrasi: Transaksi kripto/istimewa
Jakarta – Ajaib Kripto, melihat pasar aset kripto bersiap menghadapi berbagai peristiwa makroekonomi dan industri yang dapat memengaruhi harga aset digital, serta sentimen investor di pekan 24-28 Februari 2025.
Financial Expert Ajaib, Panji Yudha, mengatakan bahwa sejumlah agenda penting akan berlangsung, antara lain laporan keuangan dari Nvidia, data ekonomi Amerika Serikat (AS), serta sidang legislatif terkait aset digital.
Baca juga: Begini Upaya CFX Genjot Pertumbuhan Industri Kripto
Panji menjelaskan, BTC saat ini terus berusaha menembus level psikologis USD100.000, namun dalam tiga pekan terakhir masih tertahan. Per Selasa (25/2) pukul 08.00 WIB, harga BTC berada di USD91.840 atau Rp1,49 miliar, turun 4,89 persen dalam 24 jam terakhir.
“Saat ini, BTC berada di ambang support USD91.000, di mana jika mampu rebound, ada potensi kenaikan menuju USD95.000 Rp1,54 miliar. Sebaliknya, jika tekanan jual meningkat dan BTC turun dari level support, harga bisa melanjutkan koreksi hingga USD88.000 atau Rp1,43,” ucap Panji dalam risetnya dikutip, 26 Februari 2025.
Faktor eksternal seperti data ekonomi utama dan pernyataan The Fed bisa menjadi pemicu volatilitas tinggi. Di tengah ketidakpastian ini, pemantauan sentimen pasar dan kesiapan menghadapi pergerakan ekstrim menjadi kunci bagi investor.
Baca juga: Waspada! PINTU Ungkap Modus Penipuan di Industri Kripto
Adapun, laporan ekonomi yang perlu disoroti oleh pelaku pasar pada pekan ini, di antaranya adalah:
Editor: Galih Pratama
Poin Penting Danantara akan mereformasi bank Himbara pada 2026 untuk memperkuat likuiditas, kredit, dan kinerja… Read More
Poin Penting OJK mencabut izin BPR/BPRS terutama karena kasus fraud serta lemahnya tata kelola dan… Read More
Poin Penting IHSG menguat tipis 0,16% pada sesi I perdagangan Kamis (15/1) ke level 9.046,83… Read More
Poin Penting Bank Mandiri memprediksi konsumsi masyarakat mulai pulih pada 2026, didorong stimulus pemerintah serta… Read More
Poin Penting OJK memantau hasil audit laporan keuangan 2025 UUS multifinance yang telah memenuhi kriteria… Read More
Poin Penting BRI membagikan dividen interim Rp20,6 triliun atau setara Rp137 per saham untuk Tahun… Read More