Jakarta–Bursa Efek Indonesia (BEI) dan data Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) mencatat, jumlah investor baru di pasar modal sepanjang 2016 meningkat 23,47 persen menjadi 535.994 single investor identification (SID) dari tahun 2015 yang sebesar 434.107 SID.
“BEI terus berupaya untuk memperluas basis investor, khususnya investor ritel, dan meningkatkan literasi pasar modal di masyarakat,” ucap Direktur Pengembangan BEI Nicky Hogan di gedung BEI Jakarta, Jumat, 18 Februari 2017.
Jumlah tersebut lebih besar dibandingkan pertumbuhan investor baru di 2015 yang tercatat sebesar 18,83 persen atau 68.804 SID dari tahun 2014 yang sebesar 365.303 SID. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Poin Penting BI mencatat pangsa kredit UMKM terhadap total kredit perbankan turun menjadi 17,49% pada… Read More
Oleh Krisna Wijaya, Honorable Faculty Lembaga Pengembangan Perbankan indonesia (LPPI) KEHADIRAN artificial intelligence (AI) sudah… Read More
Poin Penting Sepanjang 2025, ACA membukukan premi sekitar Rp6 triliun, melonjak tajam dibandingkan lima-enam tahun… Read More
Poin Penting BI menilai penurunan outlook Moody’s tidak mencerminkan pelemahan ekonomi domestik. Stabilitas sistem keuangan… Read More
Poin Penting PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) menegaskan tidak memiliki keterlibatan, baik langsung maupun… Read More
Poin Penting Celios pertanyakan pertumbuhan PDB 5,11 persen dipertanyakan, pasalnya konsumsi rumah tangga & PMTB… Read More