Investor Asing Kembali Kabur Rp434,60 Miliar, Ini 5 Saham Terbanyak Dijual

Jakarta – Aliran dana investor asing terlihat kembali keluar dari Indonesia, di mana Net Foreign Sell pada perdagangan Rabu, 4 Juni 2025, tercatat senilai Rp434,60 miliar.

Arus keluar investor asing tersebut mayoritas berasal dari sektor keuangan, terutama saham-saham perbankan. Sehingga, net foreign sell secara year-to-date (ytd) tercatat Rp33,29 triliun.

Di mana, lima saham terbanyak yang dijual oleh investor asing berdasarkan data Philip Sekuritas Indonesia berasal dari emiten sektor keuangan dan sektor bahan baku, antara lain:

  • PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI): Rp414,72 miliar
  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA): Rp231,41 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI): Rp112,02 miliar
  • PT Astra International Tbk (ASII): Rp76,16 miliar
  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI): Rp42,06 miliar.

Padahal Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang pada perdagangan kemarin, 4 Juni 2025, ditutup hijau ke posisi 7.069,03 dari dibuka di level 7.044,82 atau meningkat 0,34 persen.

Baca juga: IHSG Kembali Dibuka Menguat 0,46 Persen ke Posisi 7.101

Adapun berdasarkan statistik RTI Business mencatat sebanyak 292 saham terkoreksi, 321 saham menguat, dan 192 tetap tidak berubah.

Sebanyak 24,78 miliar saham diperdagangkan dengan 1,46 juta kali frekuensi perpindahan tangan, serta total nilai transaksi tembus Rp15,48 triliun.

Baca juga: IHSG Ditutup Hijau ke Level 7.069, Saham TOBA, MBMA, dan SMIL Jadi Top Gainers

Meski begitu, indeks dalam negeri bergerak variatif, dengan IDX30 turun 0,04 persen menjadi 415,66 dan Sri-Kehati turun 0,53 persen menjadi 368,29. Sedangkan, LQ45 naik 0,21 persen menjadi 796,62 dan JII menguat 2,15 persen menjadi 492,53. (*)

Editor: Yulian Saputra

Khoirifa Argisa Putri

Bergabung dengan infobanknews.com sejak 2022. Lulusan Ilmu Komunikasi Universitas Gunadarma bertugas meliput dan menulis berita di Bursa Efek Indonesia (BEI) seputar pasar modal dan korporasi, serta perbankan dan Industri Keuangan Non-Bank (IKNB).

Recent Posts

Ketidakpastian Hukum di Sektor Keuangan: Ketika Risiko Dikriminalisasi dan Harga Dianggap Kartel

Oleh Anto Prabowo, Dosen FEB UNS Solo DI tengah dinamika kebijakan ekonomi nasional, munculnya dua… Read More

11 hours ago

Cetak SDM Unggul, BSN Gandeng Universitas Terbuka

Dalam program tersebut, BSN memberikan dukungan pembiayaan pendidikan bagi pegawai aktif yang memenuhi kriteria, baik… Read More

11 hours ago

CIMB Niaga Raih Penghargaan Most Trusted Financial Brand Awards 2026

Pada ajang tersebut, CIMB Niaga meraih tiga penghargaan, masing-masing pada kategori Produk Wealth Management untuk… Read More

14 hours ago

Konsistensi Fundamental, Tugu Insurance Catat Laba Rp711 Miliar di 2025

Poin Penting Tugu Insurance mencatat laba Rp711,06 miliar di 2025, meningkat dari Rp401,57 miliar (restated).… Read More

17 hours ago

ICEx Resmi Meluncur, Bangun Infrastruktur Bursa Kripto RI Berstandar Global

Poin Penting ICEx resmi diluncurkan sebagai platform infrastruktur aset kripto berstandar institusional, didukung modal USD70… Read More

22 hours ago

Melonjak 96 Persen, Transaksi di ICDX Tembus Rp12.477 T pada Kuartal I 2026

Poin Penting Notional value transaksi ICDX mencapai Rp12.477 triliun pada kuartal I 2026, melonjak 96%… Read More

23 hours ago