Keuangan

Investasi Syariah Global Makin Mudah, BCA dan BNP Paribas AM Rilis Produk Baru

Jakarta – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) bersama PT BNP Paribas Asset Management (PT BNP Paribas AM) meluncurkan produk Reksa Dana Syariah Indeks BNP Paribas DJIM Global Technology Titans 50 Syariah USD (BNP Paribas Titan).

Produk tersebut menjadi Reksa Dana Syariah Indeks offshore pertama berdenominasi dolar AS (USD) yang ditawarkan oleh BCA.

Peluncuran ini merupakan respons atas semkin tingginya minat investasi masyarakat, terhadap produk investasi, seiring dengan pertumbuhan dana kelolaan wealth management BCA yang tercatat naik lebih dari 30 persen secara tahunan (YoY) per Maret 2025.

Tak hanya itu, peningkatan jumlah investor juga terlihat dari data Bursa Efek Indonesia (BEI) yang mencatat total jumlah investor pasar modal mencapai 15,7 juta per akhir Maret 2025, tumbuh 274.220 investor jika dibandingkan bulan sebelumnya.

“Sebagai bentuk komitmen BCA dalam menyediakan solusi investasi yang beragam bagi masyarakat, kami dengan bangga menghadirkan Reksa Dana Syariah Indeks BNP Paribas Titan,” kata Direktur BCA, Haryanto T. Budiman dalam keterangan resmi, Jumat, 11 Juli 2025.

“Produk ini diharapkan dapat memberikan alternatif bagi nasabah dengan profil risiko agresif untuk melengkapi portofolio investasinya pada saham teknologi besar di dunia,” imbuhnya.

Baca juga: BCA Cetak Laba Rp25,16 Triliun di Mei 2025, Tumbuh 16,31 Persen

Presiden Direktur PT BNP Paribas AM, Maya Kamdani menjelaskan, produk ini memberikan peluang bagi investor untuk memperoleh eksposur ke sektor teknologi global yang berkembang pesat, namun tetap berlandaskan pada prinsip-prinsip syariah.

“Secara umum, Reksa Dana ini berisikan 50 saham berbasis teknologi, yang mencakup software, computer services, technology hardware, & equipment sesuai klasifikasi indeks acuannya. Sebagai manajer investasi, kami berkomitmen untuk menghadirkan produk investasi yang inovatif dan adaptif dalam menangkap peluang pasar,” tutur Maya.

Minimum Investasi USD10.000, Tersedia Lewat myBCA

Nasabah BCA dapat mulai berinvestasi di BNP Paribas Titan dengan minimum pembelian USD10.000.

Bagi nasabah yang belum pernah melakukan transaksi Reksa Dana dalam denominasi USD, pembelian pertama wajib dilakukan melalui kantor cabang BCA, yang melayani investasi Reksa Dana. Pembelian selanjutnya dapat dilakukan melalui aplikasi myBCA.

Baca juga: BCA Beberkan Sederet Manfaat Penggunaan Teknologi AI, Apa Saja?

Adapun Reksa Dana ini memiliki kebijakan investasi pada Efek Syariah berbasis ekuitas, yang terdaftar dalam Daftar Efek Syariah serta menjadi konstituen indeks DJIM Global Technology Titans 50.

Indeks ini merupakan bagian dari Dow Jones Islamic Market Global Technology dan dipilih berdasarkan kriteria-kriteria tertentu.

Beberapa perusahaan yang berada dalam indeks tersebut di antaranya Apple Inc, ASML, Microsoft Corp, Nvidia Corp, hingga Taiwan Semiconductor Manufacturing Co LTD.

Promo Cashback hingga Rp2,5 Juta

Sebagai bagian dari peluncuran produk, BCA memberikan promo cashback sebesar Rp500.000 yang berlaku kelipatan hingga maksimum Rp2,5 juta bagi nasabah yang melakukan pembelian minimal USD30.000 untuk produk Reksa Dana BNP Paribas Titan.

Editor: Yulian Saputra

Irawati

Bergabung dengan Infobanknews.com sejak April 2022. Lulusan Universitas Budi Luhur ini bertugas meliput isu ekonomi makro, moneter & fiskal, perbankan, hingga industri keuangan non-bank (IKNB).

Recent Posts

KB Bank (BBKP) Balik Laba Rp66,59 Miliar di 2025, Ini Penopangnya

Poin Penting KB Bank balik laba Rp66,59 miliar di 2025 dari rugi Rp6,33 triliun pada… Read More

8 hours ago

Bank Mandiri Terbitkan Global Bond Pertama di Asia Tenggara Senilai USD750 Juta

Poin Penting Bank Mandiri terbitkan global bond USD750 juta dengan kupon 5,25% dan tenor 5… Read More

9 hours ago

Rancangan Reformasi Pasar Modal Rampung, OJK Segera Temui Pimpinan MSCI

Poin Penting OJK rampungkan empat reformasi pasar modal untuk tingkatkan transparansi. OJK akan temui MSCI… Read More

10 hours ago

RI Raup Rp575 Triliun dari Jepang dan Korea Selatan, Ini Hasil Kunjungan Prabowo

Poin Penting Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Jepang dan Korea Selatan menghasilkan komitmen bisnis Rp575… Read More

10 hours ago

AAUI: Implementasi PSAK 117 Masih jadi PR Industri Asuransi Umum

Poin Penting AAUI menyebut PSAK 117 masih jadi tantangan bagi industri asuransi umum. Kendala utama… Read More

10 hours ago

OJK Denda 233 Pelaku Pasar Modal di Kuartal I 2026, Capai Rp96 Miliar

Poin Penting Otoritas Jasa Keuangan menjatuhkan denda Rp96,33 miliar kepada 233 pelaku pasar modal pada… Read More

10 hours ago