Ilustrasi investasi emas (foto: istimewa)
Poin Penting
Jakarta – Investasi emas semakin populer dalam beberapa tahun terakhir. Tak hanya dalam bentuk fisik, kini emas digital juga menjadi pilihan menarik, terutama bagi kalangan muda. Meski demikian, sebagian masyarakat masih menyimpan kekhawatiran terkait keamanan emas digital.
Nah, sebelum menjawab apakah emas digital aman, Anda perlu mengetahui pengertian emas digital. Mengutip laman Pegadaian, emas digital merupakan bentuk investasi emas yang diperdagangkan dan disimpan secara elektronik tanpa bentuk fisik melalui platform digital berizin resmi.
Artinya, Anda tidak perlu lagi menyimpan emas secara fisik. Pembelian emas digital tetap memungkinkan untuk membeli emas murni dalam bentuk nominal gram atau saldo di akun marketplace, aplikasi investasi, maupun fintech.
Baca juga: Harga Emas Antam-UBS Hari Ini Senin 10 November 2025, Simak Update Terbaru di Sini
Karena tidak berwujud fisik, emas digital memang tidak bisa dipegang atau dilihat secara langsung. Namun, setiap gramasi yang dibeli tercatat secara resmi dan dapat dicairkan kapan saja.
Pengelolaan emas digital dilakukan oleh lembaga penyedia yang bekerja sama dengan tempat penyimpanan emas resmi.
Terkait keamanan investasi emas digital, jawabannya adalah aman, selama Anda berinvestasi melalui platform yang terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan memiliki lisensi resmi. Dengan begitu, keamanan data dan dana nasabah dapat dipertanggungjawabkan.
Baca juga: Hardi Wijaya Mendadak Mundur dari Presiden Komisaris EMAS, Ada Apa?
Untuk memastikan keamanan, investor perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
Sebagai informasi, harga emas jenis Antam, Galeri24, dan UBS pada Senin, 10 November 2025, terpantau stabil. Berdasarkan laman Sahabat Pegadaian, harga jual emas Galeri24 dibanderol Rp2.378.000 per gram, sedangkan emas UBS di Rp2.381.000 per gram.
Sementara itu, menilik laman Logam Mulia, harga emas berada di level Rp 2.307.000 per gram, atau lebih rendah dibandingkan harga emas Galeri24 dan UBS. (*)
Editor: Yulian Saputra
Poin Penting OJK mendorong keterbukaan informasi pasar modal melalui sistem pelaporan elektronik AKSes KSEI dan… Read More
Poin Penting Penjualan emas BSI tembus 2,18 ton hingga Desember 2025, dengan jumlah nasabah bullion… Read More
Poin Penting Transaksi Syariah Card Bank Mega Syariah melonjak 48% pada Desember 2025 dibandingkan rata-rata… Read More
Poin Penting Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa tengah membahas penambahan satu lapisan cukai rokok untuk memberi… Read More
Poin Penting Permata Bank mulai mengkaji pengembangan produk BNPL/paylater, seiring kebijakan terbaru regulator, namun belum… Read More
Poin Penting OJK menyiapkan aturan pengawasan finfluencer yang ditargetkan rampung pertengahan 2026, dengan fokus pada… Read More