Jakarta–Bank Dunia (World Bank) memproyeksikan pertumbuhan dorong ekonomi RI di 2017 berada pada kisaran 5,3%. Angka ini lebih tinggi jika dibandingkan dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi RI di 2016 yang sebesar 5,1% oleh Bank Dunia.
Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Perwakilan Bank Dunia untuk Indonesia, Rodrigo Chaves, di Jakarta, Selasa, 17 Januari 2017. Menurutnya, pertumbuhan yang lebih kuat di 2017 akan sangat bergantung pada kenaikan dari segi investasi.
“Pertumbuhan ekonomi ini bergantung pada kenaikan investasi sektor swasta setelah adanya kemudian sektor moneter serta diberlakukannya reformasi iklim investasi,” ujarnya. (Bersambung ke halaman berikutnya)
Page: 1 2
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More
Poin Penting Bank Mandiri membukukan laba bersih Rp56,3 triliun pada 2025, ditopang pertumbuhan kredit 13,4… Read More
Poin Penting Keberadaan debt collector berperan sebagai credit collection support yang menjaga likuiditas, menekan risiko… Read More
Poin Penting Aset kelolaan DPLK Avrist tumbuh 9,24% menjadi Rp1,32 triliun hingga Desember 2025, dengan… Read More