Dia mengungkapkan, bahwa perekonomian Indonesia saat ini dianggap telah berhasil melewati gejolak finansial global dan berada dalam posisi yang baik untuk mengatasi tantangan di masa depan yang bisa berdampak kepada pertumbuhan.
Berdasarkan datanya, Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara dengan tingkat kenaikan terbesar dalam laporan Doing Business Bank Dunia. Dia menjelaskan, peringkat Indonesia mengalami kenaikan dari 106 pada 2016 menjadi peringkat 91 pada tahun 2017.
(Baca juga: Prospek Ekonomi Indonesia Masih Menjanjikan)
“Kenaikan yang tercapai ini karena membukukan rekor tujuh reformasi untuk mempermudah memulai sebuah usaha, memperoleh sambungan listrik, dan membayar pajak,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting IHSG melonjak 4,42% ke level 7.279, dengan mayoritas saham (623) ditutup menguat. Seluruh… Read More
Poin Penting: Biaya haji 2026 terancam naik signifikan akibat kenaikan harga avtur, asuransi, dan tekanan… Read More
Poin Penting Ancaman siber makin kompleks dan canggih (APT, AI, eksploitasi mobile), berdampak pada operasional,… Read More
Poin Penting SIPF belum memiliki payung hukum kuat, karena belum diatur dalam undang-undang meski risiko… Read More
Poin Penting Konflik Timteng memicu risiko gangguan infrastruktur digital global, termasuk data center dan jaringan… Read More
Poin Penting Kebocoran data masih terjadi karena penggunaan banyak tools keamanan yang tidak terintegrasi (silo),… Read More