Dia mengungkapkan, bahwa perekonomian Indonesia saat ini dianggap telah berhasil melewati gejolak finansial global dan berada dalam posisi yang baik untuk mengatasi tantangan di masa depan yang bisa berdampak kepada pertumbuhan.
Berdasarkan datanya, Indonesia menjadi salah satu dari 10 negara dengan tingkat kenaikan terbesar dalam laporan Doing Business Bank Dunia. Dia menjelaskan, peringkat Indonesia mengalami kenaikan dari 106 pada 2016 menjadi peringkat 91 pada tahun 2017.
(Baca juga: Prospek Ekonomi Indonesia Masih Menjanjikan)
“Kenaikan yang tercapai ini karena membukukan rekor tujuh reformasi untuk mempermudah memulai sebuah usaha, memperoleh sambungan listrik, dan membayar pajak,” ucapnya. (*)
Editor: Paulus Yoga
Page: 1 2
Poin Penting Juda Agung resmi dilantik sebagai Wamenkeu untuk sisa masa jabatan 2024–2029 melalui Keppres… Read More
Poin Penting DPLK Avrist menargetkan pertumbuhan nasabah 15% hingga akhir 2026 dari total lebih 29… Read More
Poin Penting Bank Mandiri mencermati risiko global (geopolitik, kebijakan perdagangan, volatilitas komoditas) serta dampak penurunan… Read More
Poin Penting Kredit UMKM Bank Mandiri tumbuh 4,88% sepanjang 2025, di tengah perlambatan kredit UMKM… Read More
Poin Penting IHSG ditutup turun 0,53 persen ke level 8.103,87, dengan mayoritas saham terkoreksi (349… Read More
Poin Penting Seorang siswa SD di NTT bunuh diri karena orang tuanya tak mampu membeli… Read More