Ekonomi dan Bisnis

Intiland Sudah Gunakan Capex Rp1,4 Triliun

Jakarta–PT Intiland Development Tbk (Intiland) mengaku telah menggunakan dana belanja modal (capital expenditure/capex) untuk ekspansi bisnisnya, Intiland sudah gunakan capex sebesar Rp1,4 triliun atau 70% dari total anggaran tahun ini.

“Capex tahun ini Rp2 triliun, tahun ini sudah terserap 70%,” ujar Sekretaris Perusahaan Intiland Development, Theresia Rustandi, di Jakarta, Kamis, 10 November 2016.

Dia mengungkapkan, bahwa dana tersebut sebagian besar digunakan perseroan untuk membiayai proyeknya yang sedang berjalan. “Itu (capex) untuk working capital bangun ada beberapa proyek yang sedang berjalan,” ucapnya.

Lebih lanjut dia menambahkan, jika perekonomian membaik dan sektor properti kembali menggeliat di tahun depan, pihaknya berencana untuk meningkatkan belanja modalnya di 2017 mendatang.

“Tahun depan kalau optimis capex kita akan naik. Karena ada beberapa proyek baru yang akan kita garap di tahun depan,” paparnya.

Seperti diketahui, sepanjang sembilan bulan pertama tahun ini, Perseroan berhasil meraih pendapatan penjualan atau marketing sales sebesar Rp1,4 triliun atau 55% dari target yang ditetapkan di awal tahun. Segmen pengembangan mixed-use & high rise menjadi kontribusi terbesar mencapai Rp571 miliar atau 40,6% dari keseluruhan.

Berikutnya berasal dari segmen kawasan perumahan yang meraih penjualan Rp530,7 miliar atau setara 37,7%. Segmen kawasan industri mencatatkan penjualan Rp81,3 miliar atau 5,8% serta segmen properti investasi memberikan kontribusi Rp223,6 miliar atau 15,9%. (*) (Baca juga : Intiland Perkuat Kinerja Lewat Pengembangan Proyek Baru)

 

 

Editor: Paulus Yoga

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

Profil Juda Agung, Wamenkeu Baru dengan Kekayaan Rp56 Miliar

Poin Penting Presiden Prabowo melantik Juda Agung sebagai Wakil Menteri Keuangan, menggantikan Thomas Djiwandono yang… Read More

7 mins ago

IHSG Sesi I Ditutup Anjlok 2,83 Persen ke Posisi 7.874, Seluruh Sektor Tertekan

Poin Penting IHSG lanjut melemah tajam – Pada sesi I (6/2), IHSG ditutup turun 2,83%… Read More

19 mins ago

Moody’s Pangkas Outlook RI Jadi Negatif, Airlangga: Perlu Penjelasan Soal Peran Danantara

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun mempertahankan sovereign credit rating… Read More

29 mins ago

Outlook Negatif dari Moody’s Jadi Alarm Keras untuk Kebijakan Prabowo

Poin Penting Penurunan outlook dari stabil ke negatif dinilai Celios sebagai peringatan terhadap arah kebijakan… Read More

56 mins ago

Danamon Pede AUM Tumbuh 20 Persen di 2026, Ini Pendorongnya

Poin Penting Danamon targetkan AUM wealth management tumbuh 20 persen pada 2026, melanjutkan capaian 2025… Read More

2 hours ago

Moody’s Pangkas Outlook Indonesia dari Stabil Jadi Negatif

Poin Penting Moody’s menurunkan outlook utang Indonesia dari stabil menjadi negatif, namun tetap mempertahankan peringkat… Read More

2 hours ago