Perbankan

Insentif Kredit Bank Perlu Ditingkatkan Untuk Transformasi Pariwisata Era Baru

Bali – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) Sandiaga Uno berharap pemberian insentif bagi perbankan yang menyalurkan kredit dan pembiayaan kepada sektor unggulan dan UMKM dapat ditingkatkan. Ia mengatakan insentif tersebut sangat diperlukan dalam rangka transformasi pariwisata era baru khususnya di pulau Bali.

“Target wisatawan mancanegara masuk ke bali tahun ini 1,5 juta (wisatawan), hampir lebih dari setengahnya total wisatawan mancanegara ke seluruh indonesia,” ungkap Sandiaga dalam acara CEO Sharing&Award Ceremony bertajuk ‘Managing the Uncertainty yang diselenggarakan Infobank bekerjasama dengan Perbarindo dan Perhimpunan Bank Perkreditan Rakyat Milik Pemerintah Daerah Se-Indonesia (Perbamida), di Bali, 21 September 2022.

Sandiaga mengatakan, Kemenparekraf terus mendorong peningkatan kualitas penyelenggara pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Ia mengaku saat ini sudah ada lebih dari 12.000 usaha wisata yang tersertifikasi CHSE (clean healt safety environtment sustainbility). “Sehingga industri pariwisata pun bergerak dari fokus kepada kuantitats menjadi fokus pada kualitas dan sustainbilitas,” ujarnya.

Mantan Wagub DKI Jakarta ini juga optimis dengan pariwisata Indonesia, seiring dengan pertumbuhan ekonomi Indonesia yang semakin membaik dengan pertumbuhan 5,44% di semester II-2022. Aktifitas bisnis UMKM menopang 97% dari total tenaga kerja Indonesia dengan total kontribusi ekonomi kreatif untuk investasi mencapai lebih dari 61%.

Ke depan, untuk menghadapi tantangan ekonomi dengan adanya ancaman inflasi yang tinggi, maka perlu adanya upaya dari seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan 1,1 juta lapangan usaha baru di 2022 dan 4,4 juta lapangan usaha baru di 2024. “Sesuai dengan arahan presiden Jokowi menciptakan ketahanan pangan dan pembangunan yang berkelanjutan bisa kita wujudkan,” pungkasnya. (*) Dicky F.

Rezkiana Nisaputra

Recent Posts

RUPST OCBC Sepakat Tebar Dividen Rp1,03 Triliun dan Buyback 438 Ribu Saham

Poin Penting RUPST OCBC sepakat untuk membagikan dividen tunai Rp1,03 triliun atau Rp45 per saham… Read More

2 hours ago

Konflik AS-Iran Tekan Biaya Logistik, ALFI Minta Regulasi KBLI Dievaluasi

Poin Penting ALFI mendesak pemerintah melakukan harmonisasi regulasi KBLI 2025 karena dinilai memicu inefisiensi dan… Read More

2 hours ago

Bos BTN Laporkan Penurunan NPL Konstruksi di Bawah 10 Persen

Poin Penting NPL konstruksi BTN menurun ke bawah 10%, dari sebelumnya sekitar 26%, dengan target… Read More

3 hours ago

IHSG Berbalik Ditutup Menguat 0,39 Persen, Mayoritas Sektor Hijau

Poin Penting IHSG ditutup menguat 0,39% ke level 7.307,58 pada perdagangan 9 April 2026. Mayoritas… Read More

3 hours ago

Purbaya Ungkap Pengadaan Motor Listrik untuk SPPG Sempat Lolos Meski Ditolak

Poin Penting Menkeu Purbaya akui miskomunikasi, sebagian pengadaan motor listrik untuk SPPG ternyata sempat disetujui.… Read More

4 hours ago

Tak Perlu Ribet Tukar Uang, Belanja di Korea Selatan Kini Cukup Scan QR Livin’ by Mandiri

Poin Penting Livin’ by Mandiri hadirkan QR antarnegara di Korea Selatan, memungkinkan transaksi QRIS tanpa… Read More

4 hours ago